• Senin, 28 November 2022

Saham Oxford United Mayoritas Kini Dipegang Anindya Bakrie dan Erick Thohir

- Rabu, 28 September 2022 | 16:41 WIB
Erick Thohir dan Anindya Bakrie saat berada di Kulb Oxford United.
Erick Thohir dan Anindya Bakrie saat berada di Kulb Oxford United.

SUARAKARYA.ID: Saham klub sepakbola Liga Inggris Oxford United kini mayoritas dipegang oleh pengusaha Indonesia Anindya Bakrie dan Menteri BUMN Erick Thohir.

Tercatat 51 persen saham anggota divisi satu (League One) Liga Inggris itu berada di tangan pengusaha muda Indonesia tersebut.

Kepastian tersebut diumumkan dalam RUPS Oxford United, yang berlangsung Selasa, 27/9/2022) di Oxford City, Inggris.

Baca Juga: Kejuaraan Tinju Bang Japar di Kota Tua Mendukung Program Sport Tourism

Komposisi pemegang saham Oxford United masih sama. Ada pengusaha asal Thailand, Sumrith 'Tiger' Thanakarnjanasuth dan pengusaha Vietnam, Horst Geicke. Hanya saja  sekarang orang Indonesia yang memimpin Oxford United.

Ini merupakan wujud nyata dari target yang sudah lama direncanakan, sejak Anindya dan Erick masuk ke Oxford United tahun 2018. Anindya dan Erick sendiri sudah lama berkolaborasi di bidang bisnis, seperti kiprah mereka di industri media Tanah Air.

“Kami merasa terhormat mendapat kesempatan menjadi bagian dari Oxford United, sebuah klub sepakbola Inggris yang memiliki tradisi dan sejarah panjang serta reputasi yang membanggakan, khususnya bagi masyarakat di Oxford,” kata Anindya Bakrie.

Ia pun menerangkan bahwa pihaknya memang hadir di tengah situasi sulit yang dihadapi masyarakat Inggris dan Eropa yang saat ini terdampak inflasi dan krisis energi, perang Rusia-Ukraina serta berbagai hal lainnya.

“Ini justru menunjukkan komitmen kami dalam peningkatan hubungan negara antara Indonesia dan Inggris,” tukasnya.

Halaman:

Editor: Markon Piliang

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Belgia vs Maroko Jadi Partai Panas Malam ini

Minggu, 27 November 2022 | 20:31 WIB

Iran Hajar Wales 2 - 0 di Injury Time

Jumat, 25 November 2022 | 20:16 WIB

Ronaldo Dituding Diving, Harusnya Portugal Tak Menang

Jumat, 25 November 2022 | 10:16 WIB
X