• Senin, 28 November 2022

Indonesia International Challenge 2022 Diprediksi Lebih Ketat

- Senin, 26 September 2022 | 20:09 WIB
foto bersama narasumber usai konference pers.
foto bersama narasumber usai konference pers.

SUARAKARYA.ID: Setelah sukses dengan gelaran Kapal Api Indonesia International Series 2022 pekan lalu, kini giliran turnamen bulutangkis Indonesia International Challenge 2022 yang siap bergulir pada 27 September - 2 Oktober mendatang.

Pertandingan masih akan berlangsung di tempat yang sama, di GOR Among Raga, Yogyakarta dan persaingan diajang ini diprediksi lebih ketat.

Selain karena kelas dan level turnamen yang lebih tinggi sehingga prize money dan poin ranking yang ditawarkan lebih besar, peserta yang ikut tidak jauh berbeda dengan turnamen Kapal Api Indonesia International Series 2022.

Baca Juga: Kejuaraan Tinju Bang Japar di Kota Tua Mendukung Program Sport Tourism

"Turnamen Mansion Sports Indonesia International Challenge 2022 siap digelar pekan ini. Secara level ada di level lebih tinggi dari Indonesia International Series," ucap Armand Darmadji, Ketua Panitia Penyelenggara dalam konferensi pers di Hotel Victoria, Sleman, DI Yogyakarta, Senin (26/9/2022).

"Ini berarti hadiah yang diperebutkan lebih besar dan poin ranking yang didapat juga lebih besar. Prize money meningkat dari total USD 5.000 menjadi USD 15.000. Sementara dari sisi poin ranking, juara International Series mendapat poin 2500, sedangkan di International Challenge diganjar 4000 poin. Tentunya ini menjadikan persaingan akan semakin ketat dan menarik untuk disaksikan. Apalagi peserta yang ikut tidak jauh berbeda dari pekan lalu. Jadi dari sisi kekuatan, kurang lebih sudah saling tahu satu sama lain," terang Armand.

Armand menambahkan bahwa kesuksesan prestasi tim Indonesia yang sukses memborong semua gelar minggu lalu diiringi catatan para pemain pelapis yang belum unjuk gigi.

Ia berharap di turnamen ini mereka bisa lebih baik dan menunjukkan perjuangan maksimal.

"Kesuksesan prestasi kita  kemarin dengan memborong semua gelar dari lima sektor, masih diiringi catatan. Bahwa para pemain pelapis, pratama dan junior kita belum semua mendapatkan hasil terbaik," tutur Armand.

Halaman:

Editor: Markon Piliang

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Belgia vs Maroko Jadi Partai Panas Malam ini

Minggu, 27 November 2022 | 20:31 WIB

Iran Hajar Wales 2 - 0 di Injury Time

Jumat, 25 November 2022 | 20:16 WIB

Ronaldo Dituding Diving, Harusnya Portugal Tak Menang

Jumat, 25 November 2022 | 10:16 WIB
X