Sejumlah Atlet ASEAN Para Games di Solo dan Semarang Terpapar Covid-19

- Selasa, 2 Agustus 2022 | 15:57 WIB
Sekjen INASPOC, Rima Ferdianto (Endang Kusumastuti)
Sekjen INASPOC, Rima Ferdianto (Endang Kusumastuti)

Menurut Rima, atlet Indonesia juga ada yang terpapar virus Covid-19 salah satunya dari cabor atletik. Mereka yang positif Covid-19 langsung ditangani dari Kementerian Kesehatan dan Satgas Covid-19.

"Sejauh ini semuanya tanpa gejala jadi mereka sendiri juga bingung kok bisa kena. Banyak yang minta tes ulang tetapi kalau sudah PCR kan tidak bisa, harus menunggu karantina 5 hari dulu baru di tes lagi," paparnya.

Baca Juga: Keren! Hari Pertama Para Angkat Berat APG, Indonesia Borong 5 Emas

Lebih lanjut Rima mengatakan hal ini sudah menjadi konsekuensi penyelenggaraan APG di tengah pandemi Covid-19. Sehingga pertandingan tetap berjalan seperti biasa dan sesuai dengan jadwal. 

"Kalau atlet pas waktunya tanding tapi terpapar ya otomatis dianggap WO. Karena kalaupun diundur juga tidak bisa menjamin Covid-19 akan hilang," katanya lagi.

Tes swab bagi atlet APG XI tidak dilakukan setiap hari kecuali bagi cabang olahraga (cabor) yang kontak fisik langsung seperti blind judo.

"Kondisi seperti ini sama seperti yang terjadi di Paralimpiade Tokyo, sebelum berangkat selama 7 hari harus di swab jika dalam 7 hari itu ada 1 kali saja positif maka dia tidak bisa berangkat. Dulu dari Filipina ada 6 lolos Paralimpiade tetapi 3 diantarany dinyatakan positif saat di pesawat,"  pungkasnya.***

 

 

Halaman:

Editor: Dwi Putro Agus Asianto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Piala Dunia 2022, Preview Timnas Brasil VS Kamerun

Kamis, 1 Desember 2022 | 19:41 WIB

Kejurnas Bulutangkis Diikuti 628 Atlet

Kamis, 1 Desember 2022 | 15:20 WIB

Pekan Olahraga Maluku Resmi Ditutup

Selasa, 29 November 2022 | 04:38 WIB
X