• Minggu, 25 September 2022

Seru, Grand Final Superchallenge Super Esports Series Season 2 Memperebutkan Hadiah Rp600 Juta

- Selasa, 28 Juni 2022 | 16:31 WIB
Rekt dari Evos Esports dan Udil dari Atler Ego ketika sesi interview bersama caster Super Esports Series Season 2 sebelum mereka bertanding di Super Match cabang game Mobile Legends: Bang Bang.
Rekt dari Evos Esports dan Udil dari Atler Ego ketika sesi interview bersama caster Super Esports Series Season 2 sebelum mereka bertanding di Super Match cabang game Mobile Legends: Bang Bang.

Dari game Mobile Legends: Bang Bang, DNS Hammersonic Romeo berhasil menjadi kampiun berkat permainan agresif mereka. Walaupun sempat kalah jauh dari berbagai sisi obyektif; gold, turret, maupun kills dari The Pillars Doa, DNS Hammersonic Romeo mampu memanfaatkan celah kelemahan lawan dan berhasil meruntuhkan seluruh turret milik rivalnya di partai final.

Perwakilan tim DNS Hammersonic Romeo, Chood mengungkapkan bahwa rahasia kemenangan timnya adalah saling percaya dan menjaga emosi maupun mental selama match berlangsung. “Perasaan kami menjadi juara pastinya bangga dan bersyukur karena kami bisa memenangkan turnamen yang hype banget. Sebenarnya, strategi kami sederhana saja, yaitu percaya satu sama lain, berusaha maksimal dan percaya kalau proses tidak akan mengkhianati hasil. Yang menjadi kesulitan terbesar kami bukan dari performance in-game, tapi lebih ke arah bagaimana kita sebagai tim bisa memiliki mental yang emosi yang terjaga,” katanya.

Baca Juga: Gregoria Ternyata Juga Bisa Kalahkan Akane

Sementara dari cabang PUBGM, tim ACS Esports sukses merengkuh gelar juara berkat performa yang konsisten dari point kill elimination dan placement point yang mereka dapatkan. Meski sempat kejar-kejaran posisi klasemen dengan B2G Esports dan dua match terakhir mendapatkan too soon, berkat gameplay yang maksimal di awal-awal match ACS Esports berhasil mengamankan puncak klasemen.

“Jadi juara Super Esports Series Season 2 di game PUBGM rasanya senang banget dan enggak nyangka juga. Yang membuat kami menang mungkin karena obyektif gameplay, komunikasi yang connect dan cepat reset. Sebenarnya gameplay finalis lain sangat menantang dan menyulitkan, tetapi persiapan dan analisis kami mungkin lebih matang. Kesulitan terbesarnya hanyalah melawan mental atau ketakutan sendiri,” ucap player ACS Esports kompak.

Grand final Super Esports Series Season 2 juga dimeriahkan oleh para pro player kenamaan yang bertanding satu tim bersama Superfriends. Mereka adalah Ryzen dari Bigetron Esports dan Microboy dari Evos Esports yang meramaikan pertandingan game Player Unknown's Battlegrounds (PUBG) Mobile, serta Rekt dari Evos Esports dan Udil dari Atler Ego yang memanaskan final game Mobile Legends: Bang Bang.

Ryzen dari Bigetron Esports di tim Super dan Microboy dari Evos Esports di Team Challenge adu strategi di laga Super Match game Player Unknown's Battlegrounds (PUBG) Mobile pada hari Sabtu (25/6/2022).

Sebagai pemain profesional, Rekt mengatakan bahwa Super Esports Series dapat menjadi angin segar untuk ekosistem esports Tanah Air.

Di samping itu, Rekt menganggap turnamen yang menggandeng para komunitas di berbagai daerah di Indonesia ini bisa dijadikan sebagai batu loncatan positif untuk berkarier sebagai pemain pro sepertinya.

Di pertandingan Super Match, ia juga berbagi pengalaman dan pengalaman menarik kepada Superfriends mengenai gameplay.

Halaman:

Editor: Markon Piliang

Sumber: istimewa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X