Indonesia Masters 2022: Langkah Rinov/Pitha Terhenti, Ganda Campuran Kosong Di Semifinal

- Jumat, 10 Juni 2022 | 17:39 WIB
Pasangan ganda campuran Rinov/Pitha.
Pasangan ganda campuran Rinov/Pitha.

SUARAKARYA.ID: Pasangan ganda campuran Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari harus mengubur impian tampil di babak semifinal turnamen bulutangkis Daihatsu Indonesia Masters 2022.

Berlaga di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta (10/6/2022) siang, Rinov/Pitha kalah dua gim langsung dari wakil Thailand, Supak Jomkoh/Supissara Paewsampran dengan skor 13-21, 14-21 hanya dalam waktu 34 menit.

Pada pertandingan ini, Rinov tidak dalam kondisi fit mengingat beberapa hari mengalami masalah di bagian pencernaan.

Baca Juga: Indonesia Masters 2022: Kevin/Marcus Kerja Keras Raih Kemenangan

Tidak heran performa pemain kelahiran 12 November 1999 itu kurang begitu apik di laga melawan ganda campuran Negeri Gajah Putih.

Menurunnya performa Rinov juga dibarengi kurang percaya dirinya seorang Pitha Haningtyas Mentari.

Dalam laga ini, Mentari melakukan banyak kesalahan di serve yang membuat pemain bertinggi badan 160 cm tersebut kurang percaya diri.

Hal tersebut diungkapkan langsung oleh pelatih ganda putra Indonesia Nova Widianto selepas laga.

Mantan pasangan ganda campuran dengan Liliyana Natsir itu ke depannya berharap pasangan Rinov/Pitha bisa memperbaiki performanya.

"Rinov/Pitha memulai laga kurang baik dengan melakukan banyak kesalahan terutama di bagian serve," kata Nova

"Hal itu membuat permainan menjadi kurang percaya diri ditambah dengan lawan punya power smash yang cukup kencang," ungkap Nova.

Senada dengan Nova, Pitha mengakui bahwa pasangan ranking 19 dunia asal Thailand punya kualitas permainan yang luar biasa.

Perbedaan tenaga dan cara bermain membuat pasangan peraih medali perunggu SEA Games 2021 itu tersisih di babak delapan besar.

"Pada pertandingan ini, kami berdua tidak diberikan kesempatan untuk menyerang. Tenaga mereka luar biasa dan punya kecepatan yang luar biasa," tambah pemain kelahiran 1 Juli 1999 yang akrab dipanggil Tari ini.

Halaman:

Editor: Markon Piliang

Sumber: Humas PP PBSI

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ketika Kita Sulit Memisahkan Politik dan Olahraga

Minggu, 26 Maret 2023 | 17:10 WIB

Olahraga Jaga Keseimbangan ala Saleh Husin

Minggu, 19 Maret 2023 | 12:34 WIB
X