• Minggu, 26 Juni 2022

Evaluasi Piala Thomas, PBSI Matangkan Pemain Pelapis Dengan Memperbanyak Jam Terbang

- Senin, 16 Mei 2022 | 12:45 WIB
Yeremia, salah satu pemain muda potensian Indonesia.
Yeremia, salah satu pemain muda potensian Indonesia.

 

SUARAKARYA.ID: Kegagalan tim Piala Thomas Indonesia mempertahankan gelar di Thailand kemarin, menjadi pelajaran berharga bagi PBSI. Betapa tidak, kekalahan dari India 0 – 3 di partai final lantaran pemain Indonesia lebih banyak diperkuat pemain senior.

"Sebagai bahan evaluasi, seluruh pemain sudah berjuang hebat. Sudah mengeluarkan seluruh kemampuan terbaik. Kita akui, memang lawan lebih baik," kata manajer tim Hendro Santoso.

Menurut pelatih tunggal putra Irwansyah, selama hajatan berlangsung, semua pemainnya telah berjuang luar biasa. Mereka tampil dengan performa terbaik.

Baca Juga: Kalahkan Indonesia 3 – 0, India Rebut Piala Thomas

"Saya bangga dan salut dengan perjuangan mereka. Dari babak awal sampai final sudah mengeluarkan semua kemampuan terbaik yang dimiliki. Kita memang belum rejeki untuk bisa menang lagi di sini," sebut Irwansyah.

Di mata Irwansyah, kendati kalah, tetap ada yang positif. Salah satunya, performa Ginting yang makin membaik dan meningkat.

"Ini yang layak disyukuri. Performa Ginting dari hari ke hari makin baik. Kepercayaan dirinya juga makin meningkat. Ini sangat bagus untuk menatap kejuaraan-kejuaraan ke depan," tutur Irwansyah.

Ke depan, sebagai proses pematangan, Irwansyah akan terus mendorong pemain-pemain pelapis seperti Syabda Perkasa Belawa dan Tegar Sulistio untuk dimatangkan. Mereka akan dikirim lebih banyak lagi ke kejuaraan internasional.

"Para pemain pelapis ke depan akan diberi kesempatan lebih banyak tampil ke kejuaraan internasional. Ini menjadi bagian dari proses regenerasi," tambah Irwansyah.

Halaman:

Editor: Markon Piliang

Sumber: Humas PP PBSI

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X