• Minggu, 26 Juni 2022

Masa Depan Atlet Difabel Berprestasi Jawa Tengah Terjamin

- Kamis, 7 April 2022 | 19:08 WIB
Tali asih bagi atlet difabel Jateng. (Istimewa)
Tali asih bagi atlet difabel Jateng. (Istimewa)

 

SUARAKARYA.ID: Masa depan atlet difabel yang memiliki bakat dan berprestasi, mendapat perhatian serius dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah. Pemprov kini sangat komit memperhatikan nasib mereka.

Salah satu wujud perhatian itu, dengan diserahkannya tali asih sebagai penghargaan kepada atlet difabel dan pelatih yang sukses menyabet medali di Paralympic 2020 Tokyo Jepang tahun lalu dan Peparnas Papua 2021.

"Sekarang saya bersama atlet difabel dalam lomba Peparnas Papua 2021, serta ada juga yang berlaga di Paralympic 2020 Jepang. Mereka yang ikut mengibarkan bendera merah putih di Jepang, hari ini kita berikan tali asih sebagai penghargaan," kata Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, usai penyerahan secara simbolis di Kantor Gubernur, Rabu (6/4/2022).

Bukan hanya memberi tali asih, Ganjar juga meminta pengurus National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Jateng untuk mendaftar semua atlet difabel. Terutama mereka yang bertalenta, berprestasi, dan pernah mengharumkan nama Jateng serta Indonesia.

Baca Juga: Ganjar Singgung Minyak Goreng Dan Reformasi Birokrasi, Saat Tarawih Di Masjid UGM

Tujuannya adalah untuk memberi jaminan dan kesejahteraan masa depan. Sebab, berdasarkan pengalaman banyak atlet berprestasi yang justru bermasalah setelah pensiun. 

"Tadi saya titipkan kepada pengurus NPCI Jateng agar mereka didaftar, bakatnya apa, cita-citanya apa. Tadi ada yang pengin sekolah S2 dan S3, jadi mereka sudah punya keinginan, punya talenta yang sudah mereka siapkan. Kita tinggal dorong karena di sisi lain, mungkin belum ada sehingga kita mintakan ke pengurus untuk mengecek dan mendata agar nanti pemerintah bisa membantu. Mereka yang berprestasi kami arahkan agar masa depan mereka lebih baik," katanya.

Ganjar juga berpesan kepada para atlet dari Jateng, untuk bersiap menghadapi Asean Paragames 2022 di Surakarta bulan Juli 2022. Menurutnya, torehan medali di Paralympic Tokyo tahun lalu membuktikan bahwa atlet difabel asal Jateng memiliki potensi besar untuk berprestasi di kancah internasional.

Halaman:

Editor: Dwi Putro Agus Asianto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X