• Jumat, 27 Mei 2022

Demi Kebugaran Atlet, NOC Minta Pemerintah Berikan Karantina Khusus untuk Pelaku Olahraga dari Luar Negeri

- Selasa, 18 Januari 2022 | 18:39 WIB
Ketua Komite Olimpiade Indonesia Raja Sapta Oktohari usai bertemu Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Senin (17/1/2022). (NOC of Indonesia)
Ketua Komite Olimpiade Indonesia Raja Sapta Oktohari usai bertemu Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Senin (17/1/2022). (NOC of Indonesia)

JAKARTA: Pelaku olahraga dari luar negeri yang masuk kembali ke Indonesia perlu mendapat karantina khusus.

Permintaan karantina khsusus itu dilontarkan oleh Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia).

NOC Indonesia mengusulkan karantina khusus itu kepada pemerintah untuk menjaga kebugaran atlet.

NOC mengusulkan  kepada pemerintah agar dapat memberikan kebijakan terkait diskresi  karantina terhadap pelaku olahraga yang datang dari luar negeri. Kebijakan tersebut dirasa perlu karena keterbatasan akses latihan selama karantina panjang memengaruhi stamina dan peforma para atlet.

NOC Indonesia melihat masa karantina sangat berdampak terhadap kebugaran atlet. Kami menerima masukan dari national federation yang sempat menjalani   karantina, akses mereka terbatas dan tidak bisa berlatih optimal. Selain karena tidak boleh keluar kamar, belum tentu di hotel karantina memiliki fasilitas latihan,” ujar Ketua Komite Olimpiade Indonesia Raja Sapta Oktohari usai bertemu Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Senin (17/1/2022).

NOC Indonesia, tambah Okto, merasa para pelaku olahraga memerlukan karantina dengan sistem yang berbeda, seperti bubble atau gelembung. Sistem ini biasa digunakan di sektor olahraga, seperti rangkaian Indonesia Badminton Festival di Bali yang   juga dapat diadopsi di Indonesia.

Usulan ini juga telah disampaikan NOC Indonesia kepada Menpora Zainudin Amali secara resmi melalui surat bernomor 1.12.3/NOC-INA/PRE/2022 yang ditandatangani Okto pada 12 Januari tentang tindak biosecurity pencegahan penyebaran COVID-19 di Indonesia pada penyelenggaraan event olahraga Internasional di Indonesia serta keikutsertaan atlet-atlet Indonesia di setiap event olahraga Internasional.

“Kami menyampaikan kepada Menpora untuk adanya diskresi. Mereka tetap karantina, tetapi mungkin dengan sistem bubble. Jadi atlet yang baru pulang dari pertandingan di luar negeri mereka bisa berlatih untuk menjaga kebugarannya karena tidak mungkin atlet tidak latihan berhari-hari,” ujar Okto.

“Diskresi karantina juga dibutuhkan bagi pelaku olahraga yang akan terlibat di event internasional, baik atlet, pelatih, official. Baik secara persiapan, maupun ketika games times. Kondisi tersebut juga memerlukan diskresi. Alhamdullilah Menpora menyambut baik usulan kami.”

Halaman:

Editor: Gungde Ariwangsa

Sumber: NOC Indonesia

Tags

Terkini

Dua Petinju Andalan Indonesia Naik Ring

Jumat, 27 Mei 2022 | 00:15 WIB

AC Milan Raih Scudetto, Ibra Penuhi Janjinya

Senin, 23 Mei 2022 | 09:41 WIB

SEA Games, Menembak Tambah Dua Emas, Dua Perak

Sabtu, 21 Mei 2022 | 19:40 WIB

SEA Games, Apriyani/Fadia Lolos Ke Final

Sabtu, 21 Mei 2022 | 17:59 WIB

SEA Games, Leo/Daniel Raih Tiket Semifinal

Jumat, 20 Mei 2022 | 16:29 WIB
X