• Minggu, 3 Juli 2022

Luar Biasa, Banten Pertahankan Gelar Juara Umum Pada Potradnas VIII/2021

- Selasa, 26 Oktober 2021 | 14:34 WIB
Penyerahan piala juara umum Potradnas VIII/2021 dari Kabid Olahraga yang juga Manajer Tim Kontingen Banten Junedi kepada Plt Kadispora Banten, Ahmad Syaukani.
Penyerahan piala juara umum Potradnas VIII/2021 dari Kabid Olahraga yang juga Manajer Tim Kontingen Banten Junedi kepada Plt Kadispora Banten, Ahmad Syaukani.

SERANG: Luar biasa dan membanggakan. Begitu pernyataan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Banten Ahmad Syaukani menyambut sukses Kontingen Banten mempertahankan gelar juara umum pada Pekan Olah Raga Tradisional Nasional  (Potradnas) VIII tahun 2021 tersebut digelar di Belitung, Bangka Belitung (Babel), 21 - 24 Oktober 2021.

"Selamat atas keberhasilan kontingen Provinsi Banten menjadi juara umum Potradnas 2021. Prestasi yang luar biasa dan sangat membanggakan," kata Ahmad Syaukani setelah menerima penyerahanan Piala Juara Umum Potradnas VIII dari Ketua Kontingen Banten Junaedi.

Menurut Junaedi yang juga Kepala Bidang Olahraga,  keberhasilan menjadi juara umum Potradnas VIII merupakan kelanjutan sukses Kontingen Banten yang berjaya meraih juara umum pada Potradnas VII di Bantul, Yogyakarta tahun 2019.

Disebutkan, Kontingen Banten yang berkekuatan 35 orang atlet  beserta ofisial pada Potradnas VIII mengikuti lima cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan, yaitu : Ketapel, Panahan, Egrang, Lari Balok dan Sumpitan.

Banten meraih Juara Umum dengan raihan 2 emas, 1 perak dan 1 perunggu. Setelah itu diikuti Provinsi Jawa Barat dan Provinsi Jawa Tengah.

Emas Banten diperoleh dari Lari Balok dan Panahan, medali Perak dari Sumpitan dan medali Perunggu diperoleh dari Ketapel.

Selaras Pariwisata

Usai penutupan Potradnas VIII, Deputi Pembudayaan Olahraga Kemenpora, Raden Isnanta mengatakan bahwa olahraga tradisional merupakan kekayaan budaya yang luhur dan agung, di mana olahraga sangat membuat hidup aktif dan jasmani sehat.

"Olahraga tradisional selalu dalam kemasan kegembiraan, baik dalam pesta-pesta sebuah hasil budidaya seperti cocok tanamnya sukses, biasanya dibarengi dengan pesta olahraga tradisional. Itu ciri khas awalnya sehingga perlu kita lestarikan dan ajang Potradnas ini bagian untuk melestarikan," kata Raden Isnanta.

Halaman:

Editor: Gungde Ariwangsa SH

Terkini

LPDUK Kelola Dana Komersial FORNAS VI

Jumat, 1 Juli 2022 | 20:52 WIB

Tiga Pekan Yang Menyakitkan Bagi Ginting

Jumat, 1 Juli 2022 | 20:40 WIB
X