• Rabu, 17 Agustus 2022

Jonatan Lupakan Olimpiade, Menatap Piala Thomas dan Piala Sudirman

- Senin, 30 Agustus 2021 | 19:05 WIB
Foto: Dok PBSI
Foto: Dok PBSI

JAKARTA: Hasil buruk hanya sampai di babak 16 besar Olimpiade Tokyo 2020 kini mulai dilupakan Jonatan Christie. Pebulutangkis adal DKI Jakarta ini sekarang mulai fokus menghadapi turnamen lainnya ke depan, seperti Piala Thomas dan Piala Sudirman.

"Saya sudah melupakan hasil di Olimpiade, sudah move on sebenarnya tapi belum 100% karena tetap masih ada pemikiran-pemikiran yang lalu. Tapi balik lagi bagaimana caranya supaya itu menjadi sebuah pengalaman, bukan sebuah tekanan," ungkap Jojo dikutip dari rilis Tim Humas dan Media PP PBSI, Senin (30/8/2021) di Pelatnas Cipayung, Jakarta Timur.

"Olimpiade memang salah satu impian terbesar semua atlet, tapi sebenarnya pertandingan penting bukan hanya Olimpiade. Masih banyak lagi yang akan datang seperti Sudirman Cup dan Thomas Cup, juga di akhir tahun masih ada Kejuaraan Dunia. Jadi banyak hal yang harus kita perjuangkan. Yang berlalu biarlah berlalu, tinggal sekarang bagaimana kita untuk menatap ke depan," lanjutnya.

Jojo yang sudah menjalani latihan selama kurang lebih tiga minggu tersebut mengatakan bahwa kondisinya saat ini sudah cukup baik. Menjaga kondisi menjadi hal yang paling diutamakan oleh peraih medali emas Asian Games 2018 itu.

"Kondisi saya sejauh ini sudah ok, kemarin setelah Olimpiade memang ada beberapa hal yang harus diperbaiki. Sekarang memang belum masuk ke latihan persiapan, masih di recovery. Mengembalikan kondisi fisik, otot, mental dan semuanya sebelum nanti masuk ke latihan jelang turnamen," sahut Jojo.

"Saya sudah latihan selama kurang lebih tiga minggu, saya merasa sudah lebih baik. Untuk ke depan paling tinggal disiapin untuk terus menjaga kondisi dan semoga dijauhkan dari cedera," pungkasnya.

Tim Indonesia bersiap menghadapi jadwal turnamen yang padat mulai bulan September mendatang. Dimulai dari Piala Sudirman (26 September-3 Oktober), Piala Thomas & Uber (9-17 Oktober), Denmark Terbuka (19-24 Oktober), Perancis Terbuka (26-31 Oktober), dan SaarLorLux Terbuka (2-7 November).

Berlanjut di Bali sebagai tuan rumah. Indonesia menggelar tiga turnamen besar yaitu Indonesia Masters (16-21 November), Indonesia Terbuka (23-28 November), dan BWF World Tour Finals (1-5 Desember). Hingga berakhir di Kejuaraan Dunia pada 12-19 Desember di Kota Huelva, Spanyol. ***

Editor: Markon Piliang

Terkini

Daftar Nama Pemain Badminton Kejuaraan Dunia BWF 2022

Senin, 15 Agustus 2022 | 11:57 WIB

Manchester United Ditaklukkan Brentford 0 - 4

Minggu, 14 Agustus 2022 | 05:54 WIB

Kejuaraan Dunia 2022: Vito Ditarik, Chico Masuk

Selasa, 9 Agustus 2022 | 17:51 WIB
X