Penggabungan Palyja-Aetra, 1.907 Karyawan PAM Jaya Gajian Melalui ATM Bank DKI

- Jumat, 9 Desember 2022 | 15:21 WIB
pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono ( kiri) menyerahkan  penghargaan kepada salah seorang karyawan) disela-sela penandatanganan penggabungan karyawan dua peruahaan swasta ke PAM Jaya.
pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono ( kiri) menyerahkan penghargaan kepada salah seorang karyawan) disela-sela penandatanganan penggabungan karyawan dua peruahaan swasta ke PAM Jaya.



SUARAKARYA.ID: Untuk mewujudkan pertumbuhan dan kemajuan Kota Jakarta melalui dukungan terhadap program Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, Bank DKI terus meneguhkan komitmennya dalam sinergi dan kolaborasi antar BUMD.

Bank DKI memfasilitasi pembukaan rekening dan pembayaran gaji karyawan baru PAM Jaya melalui seremoni 'Penandatanganan Offering Letter 1.097 Pegawai Mitra Swasta PAM Jaya' di Jakarta International Equestrian Park Pulomas (JIEP), Jakarta Timur, Rabu(7/12/2022).


Turut hadir dalam seremoni tersebut, Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono, Direktur Utama Bank DKI Fidri Arnaldy, serta Direktur Utama PAM Jaya Arief Nasrudin.

Baca Juga: Raih Tiga Penghargaan Sekaligus, Dirut Firdi Arnaldy: Bank DKI Terus Tumbuh Positif

Sebanyak 1.097 karyawan baru tersebut berasal dari mitra strategis PAM Jaya, yakni PT PAM Lyonnaise Jaya (Palyja) dan PT Aetra Air Jakarta (Aetra Jakarta). Perekrutan karyawan ini dilakukan sebelum berakhir kerja sama PAM Jaya dengan Palyja dan Aetra Jakarta dalam transisi pengambilalihan operasional dan distribusi air  bersih di DKI Jakarta dari pihak swasta.

Direktur Utama Bank DKI Fidri Arnaldy mengungkapkan, selain melayani pembayaran gaji karyawan PAM Jaya, Bank DKI siap untuk melayani pembayaran transaksi tagihan pelanggan PAM Jaya.

"Sinergi Bank DKI dan PAM Jaya merupakan salah satu bentuk kolaborasi ekosistem di BUMD, seluruh transaksi BUMD yang ada di DKI Jakarta dapat ditangani oleh Bank DKI," ujar Fidri.

Baca Juga: Pemprov DKI Anugerahi Penghargaan Pengawasan Kearsipan Kepada Bank DKI

Sebagai informasi, Bank DKI menyediakan fasilitas pembayaran tagihan air melalui aplikasi JakOne Mobile. Masyarakat dapat memilih fitur pembayaran tagihan PDAM, memilih perusahaan penyedia jasa layanan air untuk kemudian memasukan kode bayar dan melakukan cek tagihan.

Selain itu, masyarakat juga dapat melakukan pembayaran tagihan air melalui mesin ATM Bank DKI.

Lebih lanjut Fidri menyampaikan bahwa, kerja sama ini dilakukan bukan hanya sebagai bentuk kolaborasi, melainkan juga sebagai upaya membangun ekosistem bisnis yang positif antar BUMD milik Provinsi DKI Jakarta.

Baca Juga: Sinergi Bank DKI -BPJS, Tingkatkan Kualitas Layanan Jaminan Kesehatan Nasional


Melalui kolaborasi ini diharapkan juga akan meningkatkan potensi bisnis antar Perseroan (BUMD) secara lebih maksimal.

"Sebagai financial backbone collaborator, Bank DKI akan terus mengedepankan langkah-langkah inisiatif yang bersifat proaktif dalam mengkolaborasikan potensi-potensi bisnis baik yang melibatkan program-program Pemprov DKI, project-project Perusahaan BUMD DKI Jakarta, dan Instansi lain, yang keseluruhannya merupakan bagian dari rantai besar bisnis Provinsi DKI Jakarta," tuturnya.

Ia mencontohkan, kerja sama pengembangan PAM Jaya bisa dilakukan melalui skema sindikasi yang nantinya dapat dimanfaatkan untuk pembangunan sistem penyediaan air minum (SPAM).

Baca Juga: Perluas Layanan Perbankan Digital untuk UMKM , UUS Bank DKI Sinergi dengan BPR Syariah HIK Parahyangan

Sebagai bentuk pemenuhan air minum bagi masyarakat, pemerintah telah merencanakan pembangunan beberapa sistem penyediaan air minum (SPAM) dengan total investasi sebesar Rp23,80 triliun dari periode tahun 2023 sampai 2027 mendatang.

 SPAM yang dibangun meliputi area Jatiluhur I (area Cilincing dan Pondok Kopi) dan Karian Serpong (area Semanan) tahap satu pada tahun 2023-2024, Jatiluhur I (area Kanal Banjir Timur) dan Karian Serpong (area Semanan dan Pegadungan) tahap dua pada tahun 2023-2027, serta SPAM internal DKI Jakarta kawasan hulu dan hilir di Buaran III dan Pesanggrahan-Ciliwung pada 2023-2027.

Masih dalam kesempatan yang sama, Direktur Komersial dan Kelembagaan Bank DKI Herry Djufraini menyampaikan, sebagai salah satu BUMD DKI Jakarta, Bank DKI tidak hanya fokus dalam menumbuhkan kinerja perseroan, melainkan juga menaruh perannya sebagai agen pembangunan, salah satunya melalui sinergi dan kolaborasi antar BUMD.

Halaman:

Editor: Dwi Putro Agus Asianto

Sumber: Siaran Pers

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Info Cuaca dari BMKG, Jabodetabek Cerah Hari ini

Kamis, 26 Januari 2023 | 09:40 WIB
X