Jelang Natal Harga Bahan Pangan di Jakarta Terkendali

- Selasa, 6 Desember 2022 | 20:59 WIB
Pj Gubernur DKI Heru Budi Hartono meninjau pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (6/12/2022).
Pj Gubernur DKI Heru Budi Hartono meninjau pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (6/12/2022).

 



SUARAKARYA.ID: Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono memastikan harga dan pasokan  bahan pangan strategis di Ibu Kota menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) aman terkendali.

Hal ini disampaikan Heru saat meninjau Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (6/12/2022).

Harga cabai dan bawang stabil, pasokan aman

Baca Juga: Kementan Gelar Pasar Tani Ramadan Di Bekasi, Warga Antusias Dapatkan Bahan Pangan Pokok Murah


Heru mengatakan, saat ini terjadi kenaikan harga pada komoditas telur dan cabai merah karena adanya peningkatan permintaan masyarakat. Meski demikian, kenaikan harga masih terkendali di bawah tahun lalu (YoY).

“Harga cabai dan bawang stabil, pasokan aman. Lantas tadi ada yang naik telur, tapi masyarakat yang memang sesuai kriteria pemegang kartu KJP mendapatkan subsidi. Insya Allah stabil, pasokan aman sampai dengan Maret,” ujarnya,  Ini Upaya Food Station Jaga Stok dan Harga Jelang HBKN

Hal senada disampaikan Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekda DKI Jakarta, Sri Haryati. Ia menjelaskan, Pemprov DKI Jakarta sudah memantau adanya peningkatan permintaan masyarakat menjelang Natal dan Tahun Baru.

Baca Juga: Diharapkan Jadi Contoh, Pasar Induk Kramat Jati Direvitalisasi

“Ada sedikit kenaikan, tetapi kalau kita bandingkan dengan tahun lalu (YoY) peningkatan sekarang jauh lebih stabil,” ucap Sri.

Sri menyampaikan, upaya yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta dalam menjaga stabilitas harga dan stok pangan di antaranya melakukan banyak kerja sama dengan berbagai daerah pemasok. Salah satunya untuk komoditas cabai yang bekerja sama dengan beberapa daerah di Jawa Tengah, Jawa Barat dan Jawa Timur.

Upaya lainnya dengan memanfaatkan Controlled Atmosphere Storage (CAS) yang ada dimiliki Perumda Pasar Jaya untuk menyimpan cabai lebih lama.

Baca Juga: 11 Pejabat Tinggi Pratama di Lingkungan Pemprov DKI Jakarta Dilantik

“Pasar Jaya sekarang sudah masuk ke processing. Kita ingin agar cabai-cabai yang ada di petani stoknya banyak kemudian kita serap lalu dikeringkan. Mudah-mudahan bisa memberikan manfaat tidak hanya untuk stok Jakarta, tapi petani daerah,” harapnya

Direktur Utama Perumda Pasar Jaya, Tri Prasetyo menuturkan, harga cabai merah mengalami kenaikan sekitar tiga persen dari harga normal Rp 32.000 menjadi Rp 38.000. Pihaknya pun menyampaikan terdapat perbedaan harga cabai pada level grosir dan eceran.

Baca Juga: PKL Di Pasar Induk Kramat Jati Wajib Disiplinkan

“Memang harga di luar pasar induk pasti berbeda. Masih di harga Rp 38.000. Harga cabai rawit merah akan kita update lagi. Cut off-nya harga kemarin sore,” tuturnya. ***

Editor: Dwi Putro Agus Asianto

Sumber: Siaran Pers

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Info Cuaca dari BMKG, Jabodetabek Cerah Hari ini

Kamis, 26 Januari 2023 | 09:40 WIB
X