Kurang Berkeringat Termasuk Dialami Artis Rachel Vennya

- Minggu, 4 Desember 2022 | 04:30 WIB
 Kurang Berkeringat Termasuk Dialami Artis Rachel Vennya (Istimewa)
Kurang Berkeringat Termasuk Dialami Artis Rachel Vennya (Istimewa)


SUARAKARYA.ID:  Bisa saja ada masalah kesehatan bagi seseorang yang jarang berkeringat meski telah melakukan kegiatan berat.

Tak  mengeluarkan keringat sebenarnya dialami banyak orang. Namun tidak mereka sadari.

 Seperti  belum lama  ini lewat Instagram Story Rachel Venya mengaku tidak pernah berkeringat saat olahraga.

Baca Juga: Panglima TNI: Proses Hukum Oknum Anggota Paspampres Diduga Perkosa Kowad Berpangkat Letda

 Hal ini mengundang berbagai reaksi termasuk beberapa warganet yang juga mengaku mengalami hal serupa.

"Kenapa ya tiap olahraga nggak pernah keringatan," tulis Rachel Vennya di IG Stories miliknya, Jumat (2/12/2022).

Berkeringat adalah hal yang wajar karena ini merupakan cara alami tubuh mengatur suhu.

Proses berkeringat terjadi saat tubuh melepaskan cairan berupa garam melalui kelenjar keringat.

Baca Juga: Calon Panglima TNI Laksamana Yudo Margono Jalani Fit and Proper Tes di DPR Hari Ini

Area tubuh yang paling sering mengeluarkan keringat adalah ketiak, wajah, telapak tangan, dan telapak kaki.

Ketika tubuh tidak cukup berkeringat atau terlalu banyak berkeringat bisa menyebabkan masalah.

Apalagi kalau sampai tubuh tidak berkeringat sama sekali, meski setelah beraktivitas berat seperti olahraga.

Mengutip dari Medical News Today, anhidrosis atau hipohidrosis adalah kondisi yang tidak normal, yakni ketika seseorang tidak dapat berkeringat meski saat kepanasan.

Baca Juga: Hancurkan Kanada 2 - 1, Maroko Melaju ke-16 Besar Piala Dunia 2022

Anhidrosis mengacu pada tidak adanya keringat sama sekali, sementara hipohidrosis adalah ketika seseorang berkeringat kurang dari biasanya.

Ketika berkeringat, suhu panas dalam tubuh dikeluarkan bersama keringat.

Jika  tidak berkeringat sama sekali, tubuh tidak bisa mengeluarkan panas dan mendinginkan diri.

Hal ini tentu berbahaya dan bisa menyebabkan kondisi serius hingga kematian.

Biasanya, seseorang dengan kondisi ini tidak menyadari sampai ada gejala serius.

Baca Juga: MRPB Rekomendasikan 7 Putra OAP Kompeten Sebagai Penjabat Gubernur Papua Barat Daya

Gejala atau tanda anhidrosis antara lain, sedikit atau tidak berkeringat. Lalu pusing, kram otot, tubuh lemah, dan merasa panas namun tidak bisa mendingin.

Penyebab Anhidrosis

Mengutip dari Claveland Clinic, anhidrosis terjadi ketika kelenjar keringat tidak berfungsi dengan baik. Ada beberapa kemungkinan penyebabnya, antara lain:

1. Kerusakan kulit akibat luka bakar, terapi radiasi, dan penyakit penyumbat pori seperti psoriasis

2. Kerusakan pada kelenjar keringat akibat pembedahan, trauma, atau pembentukan bekas luka

3. Kerusakan saraf yang disebabkan oleh diabetes, konsumsi alkohol, dan sindrom Guillain-Barre

4. Kelainan bawaan dari sistem metabolisme

Baca Juga: Empat Kuntungan Kuliah di STAN

5. Gangguan jaringan ikat, seperti sklerosis sistemik, lupus eritematosus sistemik, sindrom Sjogren

6. Gangguan sistem saraf otonom, seperti sindrom Ross, dan sindrom Harlequin

7. Kondisi saraf (neuropati), seperti neuropati terkait diabetes, neuropati paraneoplastik, neuropati turunan, neuropati amiloid, neuropati lepromatous

8. Penyakit dan kondisi sistem saraf pusat, termasuk multiple system atrophy, demensia dengan lewy body, penyakit Parkinson, stroke dan penyakit sumsum tulang belakang

Halaman:

Editor: Markon Piliang

Tags

Artikel Terkait

Terkini

PMK, 10 Kabupaten Kota se NTB Bebas Vaksin

Senin, 30 Januari 2023 | 14:11 WIB

NTB Vaksinasi Jutaan Ternak

Senin, 30 Januari 2023 | 12:53 WIB

Rekomendasi 6 Produk Terbaik di Promo Gajian Blibli

Senin, 30 Januari 2023 | 08:11 WIB
X