Gempa Cianjur, Tim Motor Trail Kopassus Salurkan Bantuan Logistik ke Daerah Terisolasi 

- Jumat, 2 Desember 2022 | 17:22 WIB
Tim trail Kopassus antar bantuan ke daerah terisolir
Tim trail Kopassus antar bantuan ke daerah terisolir
 
 
SUARAKARYA.ID: Bantu korban gempa Cianjur, Komando Pasukan Khusus (Kopassus) gunakan tim motor trail. Untuk menembus daerah-daerah yang terisolir
 
Tim trail Kopassus mendistribusikan logistik kebutuhan sehari-hari para korban gempa Cianjur. Yang berada di daerah terisolasi  yang sulit dijangkau.
 
Sebanyak 15 personel Timq Penyaluran Logistik Posko Kopassus  menggunakan motor trail, membawa kebutuhan makanan bagi warga korban gempa Cianjur
 
 
Dipimpin Letda Inf Mifta, tim menyalurkan ke 1 titik posko yaitu Kampung Ciherang RT 01/RW 06 Desa Sukaresmi, yang terdiri dari 20 kepala keluarga (KK) atau100 jiwa. Bantuan logistik diterima langsung ketua RT 01/RW 06 Kampung Ciherang, Cianjur, kamis (1/12/2022)
 
Ketua RT 01/RW 06 Kampung Ciherang Opa mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Kopassus. Karena, telah memberikan bantuan yang sangat dibutuhkan para warga pengungsi. 
 
Selain menyalurkan kebutuhan pokok bahan makanan, Tim Kopassus juga tidak lupa selalu  memberikan semangat kepada anak-anak Kampung Ciherang. Agar tidak terlarut terlalu lama terhadap musibah yang menimpa mereka. 
 
 
Kampung Ciherang saat ini hanya dapat dilalui dengan kendaraan roda dua. Hal itu, dikarenakan kondisi jalan yang rusak terkena longsoran tanah dan terputus karena patahan longsoran akibat gempa. Sehingga, pendistribusian bantuan logistik ke kampung Ciherang sangat terbatas.
 
Seperti diketahui, gempa berkekuatan magnitudo 5,6 telah  mengguncang Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Senin (21/11/2022) siang pukul 13.21 WIB. Gempa pada kedalaman 10 kilometer pada koordinat 6.84 LS,107.05 BT  atau sebelah barat daya Kabupaten Cianjur itu mengakibatkan banyak jatuhnya korban jiwa.
 
Sementara, kerusakan rumah dan bangunan tercatat 2345 unit. Gempa itu juga mengakibatkan tanah longsor di sejumlah titik, sehingga menutup akses jalan. ***

Editor: Pudja Rukmana

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X