• Minggu, 5 Februari 2023

Wujudkan Net Zero Emission, Wagub Yakin NTB Mampu Jalankan Program Co-Firing Biomass

- Rabu, 30 November 2022 | 21:25 WIB
Wagub NTB Dr. Hj. Siti Rohmi Djalilah. (Suara Karya/Hernawardi)
Wagub NTB Dr. Hj. Siti Rohmi Djalilah. (Suara Karya/Hernawardi)

SUARAKARYA.ID: Menindaklanjuti program Co-Firing Biomass yang diinisiasi PLN, Pemerintah Provinsi NTB terus mempersiapkan semua yang dibutuhkan agar Co-Firing Biomass dapat diterapkan sepenuhnya di NTB. Hal ini sejalan dengan mewujudkan komitmen Net Zero Emission (NZE) atau Nol Emisi Karbon di tahun 2050. Co-firing sendiri merupakan rencana substitusi batubara dengan bahan biomassa pada rasio tertentu.

Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalillah, menegaskan program Co-Firing Biomass wajib dijalankan di NTB. “Sampai saat ini NTB merupakan daerah yang tertinggi penggunaan renewable energy di Indonesia, tentu program ini akan kami dorong semaksimal mungkin karena tujuan utamanya adalah mengganti batubara dengan biomassa,” kata Wagub NTB di Mataram, Rabu (30/11).

Ummi Rohmi panggilan akrabnya menjelaskan, tentu tidak mudah dan banyak rintangan dalam mensukseskan program ini salah satunya ialah manajemen feedstock dan regulasinya, namun ia optimis NTB mampu menerapkannya.

Baca Juga: Net-Zero Emission 2050, Komitmen PLN Bangun Pariwisata NTB

“Tentu terdapat beberapa PR besar, salah satunya feedstock dalam menerapkan Co-Firing Biomassa ini, sedang kita susun regulasi mengenai ini, sehingga sistem ini siklusnya tertutup dan semuanya harus konteks legal dan tidak boleh ilegal yang masuk dalam sistem ini,” tegasnya.

Baca Juga: Target Net Zero Emission, Pemerintah Rencanakan Bangun Pembangkit Geotermal dan Nuklir

Ia berharap kedepannya, Co-Firing Biomass mampu menjadi multiplier effect bagi masyarakat NTB, khususnya dalam hal manajemen feedstock dan sektor lain. Ia menambahkan nantinya Provinsi NTB juga dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam menerapkan program ini.

Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Wilayah NTB, Sudjarwo mengatakan pihaknya telah melakukan uji coba 100% pelaksanaan Co-Firing PLTU dengan pemanfaatan Energi Baru Terbarukan (EBT) yaitu menggunakan bonggol jagung di PLTU Sumbawa Barat.

“Benar kami telah melakukan uji coba 100% Co-Firing PLTU dengan pemanfaatan energi baru terbarukan yaitu menggunakan bonggol jagung, hal ini merupan suatu prospek yang luar biasa bagi kami,” ujarnya.

Halaman:

Editor: Dwi Putro Agus Asianto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Temui Habib Novel, Gibran Minta Doa Ini

Rabu, 1 Februari 2023 | 16:57 WIB

Gandeng PT KAI, Gibran Promosikan Solo Safari

Rabu, 1 Februari 2023 | 14:33 WIB

Komisi D Dukung Percepatan Musor KONI Kota Bandung

Rabu, 1 Februari 2023 | 05:13 WIB
X