Tercatat 321 Orang Meninggal Akibat Gempa Cianjur

- Senin, 28 November 2022 | 13:23 WIB
Tercatat 321 Orang Meninggal Akibat Gempa Cianjur  (Istimews)
Tercatat 321 Orang Meninggal Akibat Gempa Cianjur (Istimews)


SUARAKARYA.ID: Tercatat 321 orang meninggal akibat  terjangan gempa bumi  Cianjur, Jawa Barat.

Tercatat jumlah yang meninggal berubah terus karena korban banyak yang terparangkap di rumah. Dan baru ditemukan.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengumumkan 321 orang meninggal dunia akibat gempa di Cianjur, Jawa Barat.

Baca Juga: Gempa Magnitudo 4,6 Guncang Kabupaten Pangandaran Jawa Barat

Jumlah  korban tersebut terhitung hingga Minggu (27/11/2022).

Kepala BNPB Suharyanto menyebut, total jumlah korban tersebut terhitung setelah ditemukannya tiga jenazah pada hari ini.

Terkait dengan pencarian dan pertolongan korban, hari ini ditemukan tiga jenazah.

" Berarti dengan ditemukannya tiga ini, sampai hari ini yang meninggal dunia menjadi 321 orang," kata Suharyanto dalam konferensi pers, dikutip dari Youtube BNPB, Minggu sore.

Baca Juga: Belgia vs Maroko Jadi Partai Panas Malam ini

Sementara itu, Suharyanto mengungkapkan, hingga saat ini masih ada 11 orang hilang.

Dia menambahkan, jumlah pengungsi sampai hari ini mencapai 73.874 orang. Rinciannya, pengungsi laki-laki 33.713 orang, perempuan 40.161 orang, penyandang disabilitas 92 orang, ibu hamil 1.207 orang, dan lansia 4.240 orang.

Sedangkan, korban luka berat sebanyak 108 orang. Dia mengatakan, mereka saat ini tengah mendapat perawatan di rumah sakit.

"Ini di luar dari ada penyakit setelah mengungsi. Ini sudah juga dievakuasi ke fasilitas kesehatan terdekat," ujar Suharyanto.

Suharyanto juga membeberkan bahwa Satuan Tugas (Satgas) Gabungan sudah menemukan titik pengungsian di seluruh Kabupaten Cianjur.

Baca Juga: Viral Lirik Lagu Sayang Jang Marah-Marah

Secara keseluruhan, ada 325 titik pengungsi yang tersebar di semua wilayah Cianjur. Dari total titik pengungsian, 183 di antaranya titik pengungsi dengan jumlah di atas 25 orang.

"Kemudian ada 142 titik pengungsian mandiri, artinya masyarakat yang mendirikan tempat-tempat pengungsian di sekitar rumahnya masing-masing dengan kekuatan (jumlah pengungsi) di bawah 25 orang," ungkapnya. ***

Sumber: Istimewa

Editor: Markon Piliang

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Diprotes Warga, Gibran Batalkan Kenaikan Tagihan PBB

Selasa, 7 Februari 2023 | 17:15 WIB
X