Hadiri Kupi, Menaker Harap Peran Advokasi di Bidang Ketenagakerjaan

- Jumat, 25 November 2022 | 19:12 WIB
Kongres Ulama Perempuan Indonesia.
Kongres Ulama Perempuan Indonesia.
 
 
SUARAKARYA.ID: Hadiri pembukaan Kongres Ulama Perempuan Indonesia (Kupi) 2 di Jepara, Kamis (25/11/2022). Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah, berharap, Kupi terus memberikan peran advokasi bagi masyarakat, khususnya di bidang ketenagakerjaan. 
 
Menaker menyebut, Kupi telah berhasil menujukkan peran setrategisnya selama mengadvokasi UU TPKS. Kupi agar terus berperan mengadvokasi RUU Pelindungan Pekerja Rumah Tangga (RUU PPRT). 
 
"Tentu saya berharap teman-teman Kupi, juga mengadvokasi RUU PPRT. Jadi, forum kongres ini diharapkan bisa mendorong beberapa butir yang akan menjadi UU PPRT," kata Menaker
 
 
Dia mengatakan, isu lain yang perlu diadvokasi oleh Kupi adalah isu peningkatan kompetensi SDM Indonesia, khususnya bagi kaum perempuan. Persoalan kompetensi SDM itu berkontribusi terhadap banyaknya perempuan yang bekerja di sektor domestik seperti PRT. 
 
"Dengan peranan fatwa dan ilmu dari ulama perempuan di Indonesia, saya yakin program pemberdayaan perempuan akan mendapat dorongan kemajuan yang besar," tuturnya. 
 
Menaker juga menyebut, peran advokasi Kupi juga diperlukan dalam bidang penempatan pekerja migran Indonesia (PMI). Karena selama ini, masih banyak perempuan PMI yang menjadi korban tindak pidana perdagangan orang dengan dalih penempatan PMI. 
 
 
"Saya juga berharap Kupi ini membantu memitigasi, agar perempuan bekerja ke luar negeri itu jangan dengan cara nonprosedural, bekerjalah dengan cara prosedural," ungkapnya.***
 

Editor: Dwi Putro Agus Asianto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X