• Jumat, 9 Desember 2022

Kampung Batik Desa Suro Musi Rawas, Mendes PDTT Bantu Pelatihan dan Pemasaran

- Selasa, 22 November 2022 | 04:52 WIB
 Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar (kiri) dan Bupati Musi Rawas Ratna Machmud (kanan).
Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar (kiri) dan Bupati Musi Rawas Ratna Machmud (kanan).
 
 
SUATAKARYA.ID: Kampung Batik Desa Suro, Musi Rawas, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar menyatakan dukungannya. 
 
Dukungan Mendes PDTT untuk Kampung Batik Desa Suro, Musi Rawas, sepenuhnya akan memberi bantuan pelatihan dan pemasaran. 
 
Bahkan, Mendes PDTT juga menyatakan, bersedia meresmikan Kampung batik Desa Suro, Musi Rawas, Sumatera Selatan tersebut. 
 
 
Hal itu disampaikan Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar, saat menerima kunjungan Bupati Musi Rawas Ratna Machmud, sekaligus Wali Kota Lubuklinggau Prana Putra Sohe di kantor Kemendes PDTT, Jakarta, Senin (21/11/2022). 
 
"Untuk pelatihannya nanti akan dibantu Balai Pelatihan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa, Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Bengkulu. Yang jelas, kita akan support," kata Gus Halim, sapaan akrab Mendes PDTT. 
 
Dia juga menyatakan, bakal melakukan kunjungan ke Musi Rawas. Untuk meninjau langsung Kampung Batik Desa Suro yang dikelola BUMDesa.
 
 
"Insya Allah di akhir Desember atau di Januari akan kita upayakan kunjungan ke sana," ujarnya. 
 
Gus Halim dalam kesempatan itu juga mengatakan, Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa pada 2023 sudah tidak lagi minimal 40 persen.
 
"BLT sudah diubah menjadi maksimal 25 persen. Terkait dengan operasional kepala desa, juga akan didapat yakni sebesar 3 persen," terangnya. 
 
Di bagian lain, Bupati Musi Rawas, Ratna Machmud menjelaskan, pihaknya berencana mengadakan pertemuan dengan seluruh kepala desa terkait konsolidasi program dana desa. 
 
 
Ratna berharap Gus Halim bisa datang memberikan pengarahan dan meresmikan Kampung Batik Desa Suro.
 
"Banyak yang mengeluh terkait penggunaan dana desa. Seperti BLT Dana Desa yang masih minimal 40 persen. Sehingga, banyak kades ngeluh tidak bisa membangun apa-apa. Seperti tidak bisa bangun infrastruktur. Bahkan, ada yang ingin memastikan dana operasional kades sebesar 3 persen dari Dana Desa," papar  Ratna Machmud.
 
Terkait Kampung Batik Desa Suro, dia menambahkan, Pemkab Musi Rawas sudah mengadakan pelatihan membatik. 
 
 
"Kami telah membuat kampung batik dengan pengelolanya dari Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa). Tempat sudah dibangun, tinggal peresmiannya saja. Kami berharap pak menteri bisa meresmikannya," ujarnya.***
 
 

Editor: Markon Piliang

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Didirikan Masjid Darurat untuk Korban Gempa Cianjur

Jumat, 9 Desember 2022 | 10:26 WIB

Kemnaker Buka Akses Pemagangan ke Korea

Minggu, 4 Desember 2022 | 04:32 WIB
X