• Jumat, 9 Desember 2022

Penyandang Disabilitas, Kemnaker Apresiasi Komitmen Dunia Usaha Pemberi Kerja 

- Senin, 21 November 2022 | 19:51 WIB
Menaker Ida Fauziyah
Menaker Ida Fauziyah
 
 
SUARAKARYA.ID: Penyandang disabilitas, menyambut peringatan Hari Disabilitas Internasional pada 3 Desember 2022 mendatang, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengapresiasi dunia usaha, atas komitmennya dalam memberikan kesempatan kerja. 
 
Terkait penyandang disabilitas, anugerah 12 penghargaan nasional diberikan Kemnaker. Yakni sebanyak tiga perusahaan untuk kategori perusahaan besar, sedang/ menengah, perusahaan kecil dan perusahaan BUMN.
 
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah berharap, badan usaha yang memperoleh penghargaan, mampu memotivasi perusahaan pemberi kerja. Untuk terus berkomitmen dan makin terbuka mewujudkan pelindungan dan pemenuhan hak penyandang dsabilitas  dalam bidang ketenagakerjaan di masa depan
 
 
"Momentum kegiatan ini, diharapkan mampu mewujudkan komitmen pemerintah pusat dan pemerintah daerah," ujar Menaker, dalam acara 'Pemberian Penghargaan Nasional Kepada Perusahaan dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), yang Mempekerjakan Penyandang Disabilitas Tahun 2022' di Jakarta, Senin (21/11/2022).
 
Dalam pelayanan ketenagakerjaan inklusif bagi  penyandang disabilitas. Agar, mereka mampu mewujudkan peran dan partisipasinya dalam pembangunan atas dasar kesetaraan. 
 
Menaker mengungkapkan ada lima indikator penting Kemnaker. Dalam pemberian penghargaan ini. 
 
Yakni penempatan tenaga kerja penyadang disabilitas; pengembangan karir tenaga kerja penyandang disabilitas; kesejahteraan pekerja penyandang disabilitas; aksesbilitas; dan program K3 bagi penyandang disabilitas.
 
 
Menaker menyatakan, isu disabilitas saat ini, bukan hanya merupakan isu nasional. Namun, juga menjadi isu internasional dan sebagai cross cutting issue. 
 
Isu ini menjadi salah satu isu prioritas pada G20 Presidensi Indonesia Tahun 2022. Yang menghasilkan dokumen Action Plan on Accelerating and Monitoring the G20 Principles for the Labour Market Integration of Person with Disabilities.
 
"Ini berarti kita, pemerintah Indonesia harus segera melakukan percepatan dan pemantauan atas prinsip-prinsip G20. Untuk integrasi pasar tenaga kerja penyandang disabilitas yang inklusi," tutunya. 
 
 
Saat ini, arah kebijakan ketenagakerjaan bagi penyandang disabilitas di Indonesia dilakukan secara inklusif.  Isu inklusivitas ketenagakerjaan juga telah gaungkan di forum-forum internasional, salah satunya di forum G20. 
 
Menaker  berpendapat, upaya penciptaan dunia kerja inklusif, membutuhkan peran dari semua pemangku kepentingannya. Karena jika melihat data perusahaan yang mempekerjakan penyandang disabilitas ini masih sangat kecil. 
 
"Melihat data WLKP kami, dari kurang lebih 56 ribu perusahaan, baru 3.433 perusahaan atau setara 1,73 persen perusahaan yang telah mempekerjakan penyadang disabilitas, " katanya.
 
 
Sementara Plh. Dirjen Binapenta dan PKK Kemnaker Estiarty Haryani mengatakan, apresiasi kepada perusahaan swasta/BUMN, yang telah membuka kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas ini, bertujuan untuk memotivasi dan mendorong perusahaan swasta/BUMN lainnya.
 
Untuk terus memberikan ruang bagi para penyandang disabilitas. Agar dapat berkembang keahliannya, memperoleh pekerjaan, dan berkarya sebagai subyek pembangunan nasional.
 
Tiga perusahaan besar yakni RS Amal Sehat Wonogiri, sektor usaha Pelayanan Jasa Kesehatan; PT Qhome Sukses Abadi, sektor usaha Perdagangan Retail; serta PT Adis Dimension Footware, sektor usaha Industri Manufaktur.
 
 
Kategori tiga perusahaan sedang/ menengah yakni CV Restu Bunda, Sektor Usaha Perdagangan (Kriya Batik Lampung); Yayasan Rumah Kreatif dan Pintar, Sektor Usaha Industri Rumahan (home industry); serta Burger Buto, sektor usaha Perdagangan/Restoran.
 
Kategori perusahaan kecil diterima oleh PT Robben Graha Mandiri, sektor Usaha Jasa; Batik Jambi Rindani, sektor usaha Perdagangan (Batik); serta Andi Perabot, sektor usaha Industri pembuatan furniture.
 
Tiga perusahaan BUMN yang menerima penghargaan adalah PT Bank BRI Tbk; PT Pertamina Tbk serta PT Telkomsel Tbk.***
 
 
 

Editor: Dwi Putro Agus Asianto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Didirikan Masjid Darurat untuk Korban Gempa Cianjur

Jumat, 9 Desember 2022 | 10:26 WIB

Kemnaker Buka Akses Pemagangan ke Korea

Minggu, 4 Desember 2022 | 04:32 WIB
X