Hasil EWG dan DWG Dapat Disinergikan untuk Pemulihan dan Ketahanan di Negara Berkembang

- Senin, 14 November 2022 | 23:24 WIB
Sekjen Kemnaker Anwar Sanusi
Sekjen Kemnaker Anwar Sanusi
 
 
SUARAKARYA.ID: Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Anwar Sanusi menyakini, hasil Employment Working Group/Kelompok Kerja Bidang Ketenagakerjaan (EWG) dapat disinergikan dengan hasil dari Develpoment Working Group/
Kelompok Kerja Bidang Pembangunan (DWG).
 
Kerja sama yang menimbulkan hasil EWG dan DWG itu, dilakukan untuk pemulihan dan ketahanan yang lebih kuat di negara berkembang. Termasuk, negara-negara tertinggal (LDC) dan negara-negara berkembang pulau kecil (SIDS).
 
"Kami yakin, ada titik-titik sinergi potensial antara output EWG dan DWH, yang dapat dibuat. Karena, ada beberapa isu yang saling bersinggungan antara kelompok kerja kita yang tertuang dalam Peta Jalan G20," terang Sekjen Anwar.
 
 
Sekjen Anwar menyampaikan hal itu saat menjadi panelis pada seminar yang digelar  Bappenas, bertajuk 'Dissemination on the G20 Development Working Group Outcome Documents', di Bali, Senin (14/11/2022).
 
Dia mengemukakan, pada rangkaian pertemuan G20 EWG yang diselenggarakan beberapa waktu lalu. Telah menyepakati 4 isu prioritas G20 EWG, dan Menteri Ketenagakerjaan Indonesia, telah mengeluarkan Chair's Summary hasil dari pertemuan G20 EWG dan G20 LEMM, yang telah diselenggarakan sepanjang tahun 2022.
 
Empat isu prioritas dimaksud, yaitu  Percepatan dan Pemantauan Prinsip G20 untuk Integrasi Pasar Tenaga Kerja Penyandang Disabilitas;  Pelatihan kejuruan berbasis komunitas untuk pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan yang didasarkan pada Strategi Keterampilan G20 yang telah direvisi;  Penciptaan lapangan kerja melalui kewirausahaan dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM); serta menyesuaikan Perlindungan ketenagakerjaan untuk meningkatkan ketahanan seluruh pekerja.
 
 
"Empat isu prioritas ini telah disepakati negara-negara anggota G20 dan tertuang dalam Chair's Summary," ucapnya.
 
Lebih lanjut dia mengemukakan, berdasarkan isu-isu prioritas yang diangkat, pertemuan EWG dan LEMM G20 juga telah menghasilkan 5 dokumen hasil yang disepakati.
 
Yaitu Rencana Aksi Percepatan dan Pemantauan Prinsip G20 untuk Integrasi Pasar Tenaga Kerja Penyandang Disabilitas; dan Rekomendasi Kebijakan G20 untuk Pertumbuhan Berkelanjutan dan Produktivitas dalam Kapasitas Manusia Pembangunan melalui Penguatan Berbasis Masyarakat Pelatihan Kejuruan (CBVT);
 
 
Sementara 3 dokumen lainnya, yaitu Rekomendasi Kebijakan Peningkatan Kewirausahaan dan Dukungan UMKM sebagai Instrumen Penciptaan Lapangan Kerja; Prinsip Kebijakan G20 tentang Mengadaptasi Perlindungan Tenaga Kerja untuk Perlindungan yang Lebih Efektif dan Peningkatan Ketahanan Bagi Semua Pekerja; serta Pembaruan Strategi Keterampilan G20.*** 
 
 

Editor: Dwi Putro Agus Asianto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Baca dan Pilih Nama Bayi Perempuan Top Zaman Ini

Minggu, 5 Februari 2023 | 18:04 WIB
X