Peringatan Maulid, Menaker Ajak ASN Teladani Sifat Rasulullah

- Rabu, 9 November 2022 | 23:51 WIB
Menaker Ida Fauziyah.
Menaker Ida Fauziyah.
 
 
SUARAKARYA.ID: Dalam peringatan Maulid Menteri Ketengakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengajak Aparatur Sipil Negara (ADN) di lingkungan Kemnaker agar meneladani pribadi dan sifat Nabi Muhammad SAW 
 
Peringatan maulid, agar membuat ASN Kemnaker semangat mencontoh pribadi Rasulullah, hendaknya bukan hanya dihafal saja, melainkan juga perlu dihidupkan atau diaplikasikan dalam bentuk sikap nyata. 
 
Menaker menyebut, peringatan maulid dalam konteks secara umum maupun di lingkungan ketenagakerjaan. Salah satunya yakni tak mengambil sesuatu yang bukan menjadi haknya (korupsi), baik secara individu maupun berkelompok, baik bernilai kecil maupun besar. 
 
 
Selama ini, korupsi sering kali dimaklumi ketika nilainya kecil dan tidak signifikan serta dijustifikasi atas nama kesejahteraan. 
 
"Namun, pemakluman akan menciptakan preseden bagi pemakluman-pemakluman serupa," ujar Menaker, dalam sambutan peringatan Maulud Nabi Muhammad 1444 H/2022 M, di gedung Serbaguna Kemnaker, Jakarta, Rabu (8/11/2022). 
 
Pada akhirnya, lanjut dia, korupsi menjadi bernilai besar, dilakukan secara beramai-ramai, dan bersifat sistemis. Hal ini dapat berpengaruh pada performa kinerja suatu kementerian/lembaga.
 
 
Sifat Rasulullah lain yang perlu dicontoh, ujar Menaker, yakni mengerjakan pekerjaan secara sungguh-sungguh untuk mencapai hasil optimal. Bukan sebaliknya, pekerjaan dilakukan hanya untuk menggugurkan tanggung jawab. 
 
"Keputusan untuk bekerja dan tetap bekerja menunjukkan sebuah komitmen dalam bekerja yang harus dipenuhi," kata Menaker
 
Dalam konteks bekerja, ASN diposisikan sebagai pengabdi masyarakat dan digaji dengan uang masyarakat. Karena itu, dia berpendapat, terdapat tanggung  jawab moral. Untuk bekerja dan melayani masyarakat dengan sungguh-sungguh. 
 
 
"Pilihan untuk bekerja atau tetap bekerja sebagai ASN menciptakan komitmen kerja yang perlu Bapak/ Ibu penuhi," ujarnya 
 
Di sisi lain, Menaker menilai  perlu menciptakan lingkungan kerja yang dapat mendukung peneladanan sifat Rasulullah. Misalnya, pengawasan lebih ketat terhadap pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan ASN
 
Kemudian keberadaan sistem insentif dan sanksi sesuai dengan performa pegawai (dari proses dan hasil pekerjaan, bukan dari kehadiran di kantor semata). 
 
 
"Jika hanya dilakukan perubahan pola pikir atau lingkungan kerja saja. Maka, perbaikan yang dilakukan akan menjadi sia-sia," kata Menaker
 
Hal ini dikarenakan, keduanya memiliki keterkaitan komplek dan tidak mungkin dipisahkan. Untuk menciptakan lingkungan kerja yang baik dan mendorong performa kerja yang tinggi. 
 
Menaker berharap peringatan Maulid menjadi momentum bagi ASN untuk meneladani sifat dan perilaku Rasulullah SAW dan mengimplementasikannya pada kegiatan kerja sehari-hari.
 
 
"Sehingga, pekerjaan yang kita lakukan bisa membawa keberkahan dan juga berkontribusi positif, bagi pembangunan dan masyarakat sesuai tugas kita sebagai ASN," tuturnya. 
 
Peringatan Maulid ini, juga diisi tausiah dan hikmat Maulid Nabi Muhammad SAW oleh KH Muhammad Yusuf Chudlori (Gus Yusuf), pimpinan Pondok Pesantren Assalafi Tegalrejo, Magelang, Jawa Tengah.***
 
 

Editor: Dwi Putro Agus Asianto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Baca dan Pilih Nama Bayi Perempuan Top Zaman Ini

Minggu, 5 Februari 2023 | 18:04 WIB
X