Lewat BLK Komunitas, Menaker Terus Dorong Pesantren Lahirkan Pengusaha 

- Selasa, 8 November 2022 | 04:54 WIB
Menaker Ida Fauziyah
Menaker Ida Fauziyah
 
 
SUARAKARYA.ID: Keberadaan Balai Latihan Kerja (BLK) Komunitas agar terus dimaksimalkan para pengasuh pesantren, sehingga melahirkan santri yang menjadi pengusaha.
 
Saat ini, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) tengah gencar menciptakan pelaku-pelaku inkubator bisnis lewat BLK Komunitas
 
"Tentu berharap di antara para bu nyai yang ada di sini yang memiliki BLK Komunitas, kiranya juga mendorong BLK komunitas yang ada menjadi BLK Komunitas yang mandiri," tutur Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah, saat menjadi pembicara pada acara Silaturahim Nasional ke-3 Bu Nyai Nusantara, di Semarang, Jawa Tengah, Senin (7/11/2022). 
 
 
Dua tahun mendampingi tapi selebihnya, Menaker berharap BLK Komunitas mandiri. Yakni dengan meningkatkan kompetensi untuk kebutuhan pasar kerja maupun kebutuhan melahirkan entrepreneur,
 
Dalam upaya melahirkan pengusaha, katanya, saat ini BLK Komunitas tidak hanya didesain sebagai sarana pelatihan untuk meningkatkan kompetensi menjadi pekerja. Namun, juga didesain agar melahirkan pengusaha yang berbasis pada keterampilan.
 
"Tapi saya cukup bangga karena banyak pesantren yang memilih entrepreneur. BLK Komunitas menjadi inkubator bisnis. Dan alhamdulillah tidak sedikit BLK Komunitas yang sukses membangun unit usaha di pesantren. Tidak sedikit pula pesantren melahirkan calon entrepreneur, calon pengusaha," tuturnya. 
 
 
Menaker menyatakan, santri kuat agamanya, tapi dia tidak menjadi beban bagi masyarakatnya. Justru menjadi tulang punggung bagi masyarakat karena bisa menciptakan lapangan pekerjaan. 
 
Dia juga minta kepada santri yang akan menjadi pengusaha, agar dalam memulai usaha atau bisnisnya tidak melulu langsung dari usaha besar, melainkan bisa dari ultra mikro atau mikro.
 
"Bukankah sesuatu yang besar itu dimulai dari yang kecil. Maka, jangan ragu memulai meskipun dari yang kecil karena dari yang kecil itulah akan lahir yang besar," tuturnya. 
 
 
Dikemukakannya, akan lahir pengusaha-pengusaha jebolan pesantren. Yang didesain secara baik oleh pesantren dengan niatan secara khusus, untuk melahirkan entrepreneur.***
 
 

Editor: Markon Piliang

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X