Pemahaman K3, Perlu Peningkatan di Kalangan Pekerja Secara Berkelanjutan

- Rabu, 19 Oktober 2022 | 15:16 WIB
 Direktur Jenderal Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan K3 (Binwasnaker dan K3) Kemnaker Haiyani Rumondang
Direktur Jenderal Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan K3 (Binwasnaker dan K3) Kemnaker Haiyani Rumondang
 
 
SUARAKARYA.ID: Pemahaman Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), perlu ada peningkatan dan pembinaan secara berkelanjutan di kalangan pekerja
 
Direktur Jenderal Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan K3 (Binwasnaker dan K3) Kemnaker Haiyani Rumondang menyatakan,  pemahaman K3 dapat terwujud apabila dapat memenuhi komitmen. Untuk mematuhi semua peraturan yang ada. 

Kebutuhan terhadap Pemahaman  K3 tidak akan pernah surut di tengah makin masifnya industrialisasi. 
 
Semua itu dikemukakan, Dirjen Haiyani Rumondang ketika membuka kegiatan Peningkatan Kompetensi Ahli K3, di Jakarta, Rabu (19/10/2022).
 
 
Haiyani mengungkapkan, selain adanya kesadaran dari masyarakat industri baik pengusaha maupun pekerja, diperlukan ahli K3 yang mumpuni secara ilmu maupun mental. Agar dapat memastikan pelaksanaan K3 berjalan sesuai yang diharapkan.
 
Dia menyatakan, selama pandemi Covid-19, telah banyak metode pembinaan K3 yang dikembangkan. Yakni dengan metode pembinaan secara campuran antara daring maupun luring, yang tentunya disesuaikan dengan jenis-jenis pembinaan. 
 
"Pembinaan ahli K3 dan auditor Sistem Manajemen K3 (SMK3) memang dapat dilaksanakan secara daring. Namun, untuk bidang mekanik, dibutuhkan praktek dalam pemeriksaan maupun pengujian dan praktek mengoperasikan peralatannya tetap dilaksanakan secara luring," ungkapnya.
 
 
Haiyani berpesan, para ahli K3 untuk terus meningkatkan komunikasi dan koordinasi dengan instansi, yang membidangi pengawasan ketenagakerjaan di daerah maupun pihak terkait lainnya.***
 
 
 

Editor: Markon Piliang

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Baca dan Pilih Nama Bayi Perempuan Top Zaman Ini

Minggu, 5 Februari 2023 | 18:04 WIB
X