Ungkap Kerusuhan Kanjuruhan, Pemerintah Bentuk Tim Independen Pencari Fakta

- Senin, 3 Oktober 2022 | 18:33 WIB
Kerusuhan Kanjuruhan. (Tangkapan layar)
Kerusuhan Kanjuruhan. (Tangkapan layar)

Kemudian, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) diminta secepatnya mengundang PSSI, pemilik klub, panitia pelaksana daerah dan lain-lain yang terkait untuk memastikan tegaknya peraturan dalam pelaksanaan pertandingan sepakbola.

"Baik, yang dibuat oleh FIFA maupun yang diatur di dalam berbagai peraturan perundang-undangan kita sebagai bagian dari upaya evaluasi cepat," ungkap Menko Polhukam.

Sangat Terpukul

Lebih jauh Mahfud MD mengatakan kasus Kanjuruhan tak hanya menjadi keprihatinan masyarakat sepakbola Indonesia namun juga dunia.

Baca Juga: Para Juara Kejurnas Karate Dapat Tiket Masuk Timnas dari Ketum PB Forki

Oleh sebab itu, Pemerintah Indonesia sangat terpukul dengan peristiwa yang mengakibatkan korban meninggal hingga 125 orang itu.

"Mudah-mudahan jumlah
tidak bertambah karena masih ada yang sakit, dirawat, dan sebagainya," ujar Mahfud MD

Kalau tak bertambah, Indonesia akan menjadi negara yang persepakbolaannya mengalami kerusuhan dengan korban meninggal terbesar ke-3 di dunia.

"Pertama, Peru itu jumlah korbannya 320 sampai 328. Lalu, Ghana 126. Ketiga sekarang, Indonesia dengan jumlah 125 korban jiwa," kata Mahfud MD.

Baca Juga: Guru Besar Unhas Ditetapkan Jadi Tersangka, Gelarnya Terancam Dicabut

Halaman:

Editor: Pudja Rukmana

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Temui Habib Novel, Gibran Minta Doa Ini

Rabu, 1 Februari 2023 | 16:57 WIB

Gandeng PT KAI, Gibran Promosikan Solo Safari

Rabu, 1 Februari 2023 | 14:33 WIB

Komisi D Dukung Percepatan Musor KONI Kota Bandung

Rabu, 1 Februari 2023 | 05:13 WIB
X