• Minggu, 4 Desember 2022

Komitmen Kilang Kasim Bebas Narkoba di Kawasan  Timur Indonesia

- Senin, 3 Oktober 2022 | 09:54 WIB
   General Manager RU VII dan Kepala BNN Papua Barat  Menandatangani  MoU Komitmen Perangi Peredaran Narkoba di Kilang Kasim (Istimewa)
General Manager RU VII dan Kepala BNN Papua Barat Menandatangani MoU Komitmen Perangi Peredaran Narkoba di Kilang Kasim (Istimewa)


SUARAKARYA.ID: Kilang Kasim berkomitmen menjadi Kilang bebas narkoba di kawasan timur Indonesia.

Untuk itu Kilang Kasim melaksanakan rangkaian kegiatan komitmen dan seminar P4GN (Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika).

Kegiatan ini berlangsung di Gedung Serbaguna PT Kilang Pertamina Internasional Unit Kasim (PT KPI Unit Kasim) bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Papua Barat.

Baca Juga: Reva Wanita Korban Penyerangan OTK di Bintuni Ditemukan Selamat

Menindaklanjuti komitmen tersebut, Kilang Kasim bersama BNN melaksanakan pengecekan urin pekerja. Juga seminar dan penandandatagan Nota Kesepahaman tentang Pencegahahan Narkoba di wilayah kerja PT KPI Unit Kasim.

Kegiatan diawali dengan pengambilan sampling urine perwira dan pertiwi PT KPI Unit Kasim sebanyak 25 sampling.

Di mana urine dipilih secara acak dan langsung diperiksa di tempat oleh dokter BNN drg. Indah Pertmatasari S.Kg ( kordinator bidang pencegahan pemberdayaan masyarakat BNNP).

Dari pemeriksaan tersebut didapatkan hasil negatif untuk semua perwira dan pertiwi.

General Manager PT KPI Unit Kasim, Yusuf Mansyur menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan keseriusan perusahaan terkait penyalahgunaan narkoba.

Baca Juga: PT BRI Tbk Turut Berduka Cita Atas Meninggalnya  Ratusan Supporter Liga 1 BRI di Malang

"Terimakasih kepada kepala BNN Brigjen Pol Heri Istu Hariono , S.SI juga drg. Indah Permatasari yang telah melakukan sosialisasi terkait penyalahgunaan narkoba. Dan efek negatif yang di timbulkan akibat penyalahgunaan narkoba," kata Yusuf.

Seminar ini merupakan bentuk keseriusan perusahaan dalam melindungi seluruh insan pekerja. Khusus di internal perusahaan  terkait  peredaran narkoba harus  diperangi dan hentikan, jadi itu yang harus menjadi perhatian semus bersama.

Yusuf Mansyur juga menghimbau kepada seluruh peserta seminar untuk peduli dan tidak memakai narkoba.

"Setelah mengikuti seminar ini, kita semua paham jenis-jenis narkoba serta efeknya ke tubuh kita, orang lain, lingkungan dan perkerjaan kita. Tentunya akan sangat mengangu dan menurunkan produktivitas kita semua dalam bekerja," ujar Yusuf.

Baca Juga: Pernyataan Pendeta Gilbert Lumoindong Soal Kasus Ferdy Sambo Dapat Teguran Keras GBI

Untuk itu Ia mengajak semua perwira pertiwi dan seluruh insan yang terlibat dalam kegiatan perusahaan untuk katakan tidak pada narkoba dan sejenisnya.

  • Tandatangan Konitmen Perangi Narkoba Oleh Dodi Yapsenang - Area Manager Communication, Relations, & CSR PT Kilang Pertamina Internasional Unit Kasim (Istimewa)


Dalam kesempatan yang sama, Kepala BNN Papua Barat, Brigjen Heri Istu Hariono. S.SI menyambut baik kegiatan seminar ini. Kegiatan ini juga merupakan dukungan PT KPI Unit Kasim terhadap kerja BNN, demikian  Brigjen Heri.

Dikatakan kejahatan narkoba ini adalah kejahatan tertua dan sangat meluas. Narkoba juga merupakan salah satu pembunuh masal terbesar saat ini.

Baca Juga: Rusak Mesin di Udara, Pesawat Sriwijaya Air  dengan 177 Penumpang Putar Balik Ke Bandara  Hasanuddin Makassar

" Dengan perkembangan teknologi maka semakin maju pula penyebaran narkoba ini," kata Heri.

Darurat narkoba dimulai di tahun 2015, kewajiban kelembagaan untuk menghentikan peredaran dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.

Disampaikan Brigjen Heri, "kegiatan-kegiatan seperti ini diharapkan bisa memberikan pemahaman kepada perwira pertiwi untuk lebih waspada dan memahami modus penyebaranya.

Terimakasih kerjasama yang sangat luar biasa dari PT KPI Unit Kasim. BNN dukung penuh kegiatan ini. "Bersama kita perangi narkoba". ujar Heri

Kegiatan ini juga menghadirkan seluruh perwira pertiwi dan ketua umum serikat pekerja kawasan timur indonesia.

Baca Juga: Lirik Lagu Baby I Hate You - Nikita Mirzani

Tim sosialisasi BNN Papua Barat melakukan sosialisasi terkait jenis-jenis narkoba, efek negatif dari penyalahgunaan narkoba.

Termasuk jalur masuk narkoba, bahkan asal jenis masing - masing narkoba itu sendiri.

Antusias peserta seminar ditandai dengan banyaknya pertanyaan seputar narkoba pada saat sesi diskusi.

Area Manager Com. Rel. CSR & Comp PT KPI Unit Kasim, Dodi Yapsenang mengatakan "acara ini" dilaksanakan sebagai bentuk keperdulian dan tangung jawab  sebagai lembaga, juga untuk melindungi pekerja.

Baca Juga: Akun Twitter Najwa Shihab Diserang Hacker  Setelah  Konflik  Dengan Nikita Mirzani

Termasuk mitra kerja dan generasi kita ke depan. "Harapannya jika sudah mendapatkan pengetahuan terkait narkoba ini, kita bisa menjadi tauladan bagi lingkungan kita untuk bisa menghentikan peredaran dan penyalahgunaan narkoba,"  ujar Dodi.

Komitmen Seluruh Pimpinan dan Perwira serta Pertiwi Kilang Kasim Perangi Narkoba (Istimewa)


Acara ditutup dengan penandatanganan Komitmen Anti Narkoba oleh General Manager PT KPI Unit Kasim, seluruh Tim Management, Ketua SP KTI.

Halaman:

Editor: Markon Piliang

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Jokowi Sebut Persiapan Pernikahan Kaesang, 99 Persen

Minggu, 4 Desember 2022 | 16:53 WIB

Kemnaker Buka Akses Pemagangan ke Korea

Minggu, 4 Desember 2022 | 04:32 WIB
X