• Kamis, 1 Desember 2022

Reva Wanita Korban Penyerangan OTK di Bintuni Ditemukan Selamat

- Minggu, 2 Oktober 2022 | 17:04 WIB
Reva - Tengah - Dikabarkan Hilang Beberapa Hari Lalu Akibat Diserang OPM di Bintuni  Selamat (Istimewa)
Reva - Tengah - Dikabarkan Hilang Beberapa Hari Lalu Akibat Diserang OPM di Bintuni Selamat (Istimewa)

SUARAKARYA.ID: Reva (28) yang dikabarkan hilang akibat diserang OTK alias OPM di Teluk Bintuni beberapa hari lalu ditemukan selamat.

Polda Papua Barat kembali mengupdate perkembangan terkini.

Pasca kejadian penembakan orang tak dikenal (OTK) terhadap pekerja proyek jalan Teluk Bintuni -Maybrat.

Yang berakibat 4 warga sipil meninggal dunia beberapa hari lalu.

Baca Juga: PT BRI Tbk Turut Berduka Cita Atas Meninggalnya  Ratusan Supporter Liga 1 BRI di Malang

Salah seorang pekerja perempuan (Reva) dari proyek pembangunan jalan Teluk Bintuni - Maybrat telah kembali diselamatkan.

Kini Reva berada di Pos TNI Meyerga. Ia diselamatkan dari serangan OTK di wilayah Kampung Majnik ke arah Moskona Utara, Minggu (2/10/2022).

Kapolres Teluk Bintuni AKBP Junov Siregar,S.I.K.,M.H. usai dikonfirmasi Kabid Humas Polda Papua Barat Kombes Pol. Adam Erwindi, S.I.K.,M.H beberapa jam lalu.

Baca Juga: Pernyataan Pendeta Gilbert Lumoindong Soal Kasus Ferdy Sambo Dapat Teguran Keras GBI

Erwindi mengatakan satu korban , Reva, yang dikabarkan hilang. Atau belum ketemu kini  ditemukan selamat.

"Informasi dari Kapolres Teluk Bintuni dan sudah dihubungi oleh Dandim 1806/ Bintuni bahwa saudari Dewi Manise (Reva) yang merupakan juru masak dalam proyek pembangunan jalan Teluk Bintuni - Maybrat  sudah ditemukan  selamat," katanya

Awalnya Marinus Orocomna,  warga Kampung Istewkim melakukan pelaporan ke Pos TNI Meyerga.

Bahwasannya telah ditemukan kembali korban dari serangan KKB dirumah Sdr. Barnabas Orocomna, Kampung Inokra.

Baca Juga: Rusak Mesin di Udara, Pesawat Sriwijaya Air  dengan 177 Penumpang Putar Balik Ke Bandara  Hasanuddin Makassar

Selanjutnya Danpos Meyerga langsung memerintahkan agar korban dibawa ke Pos Meyerga untuk mendapatkan pertolongan pertama.

"Setibanya korban di Pos TNI Meyerga, Tenaga kesehatan Pos TNI Meyerga langsung mengecek kondisi korban.

Korban  mengalami luka memar di sekujur tubuh dan dilutut kaki kanan bengkak.

Baca Juga: Lirik Lagu Baby I Hate You - Nikita Mirzani

Itu bengkak disebabkan terjatuh saat korban menyelamatkan diri, demikian keterangan kapolres Bintuni kepada Kabid Humas Polda Papua Kombes Erwindi.

"Sekarang korban sedang dalam perjalanan dari mayerga menuju bintuni dalam pengawalan personel TNI. Di Bintuni diterima oleh tim Ditreskrimum Polda Papua Barat yang dipimpin Ditreskrimum Polda Papua Barat Kombes Pol. Novia Jaya,S.H.,M.M." ujar Kabid Humas.

Kabid Humas Polda Papua Barat membeberkan kronologis kejadian pada saat itu.

Info Awal Kronologi.

Saudara Dewi Manise alias Reva dalam keadaan duduk depan samping sopir truk.

Pada saat kejadian saudara Reva loncat dari mobil tapi cidera bagian lutut kiri dan kanannya.

Akibat cidera, sampai Reva gak mampu untuk melanjutkan perjalanannya. Dan akhirnya temannya mendorong dia ke tebing untukmenyelamatkan diri.

Selanjutnya, Reva masuk ke dalam kubangan lumpur sampai mereka (OTK) tidak melihatnya.

Baca Juga: 4 Warga Sipil Korban Penganiayaan OPM di Bintuni Meninggal, Selamat 9, Hilang 1 Perempuan

Reva dalam kubangan lumpur  sampai malam hari. Reva lalu keluar berjalan kaki, dalam keadaan luka.

" Sampai di kampung mayerga, diselamatkan oleh masyarakat. Lantas dilaporkan  penemuan Reva di Pospam TNI Mayerga," kata Kombes Pol. Adam. ***

Sumber: Humas Polda Papua

Halaman:

Editor: Pudja Rukmana

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bank bjb Raih Banking Award Dari LPS 2022

Kamis, 1 Desember 2022 | 13:30 WIB

Empat Kuntungan Kuliah di STAN

Rabu, 30 November 2022 | 19:40 WIB

Lombok Barat Berhasil Tuntaskan Stop Buang Air Besar

Rabu, 30 November 2022 | 19:38 WIB
X