• Kamis, 1 Desember 2022

Pernyataan Pendeta Gilbert Lumoindong Soal Kasus Ferdy Sambo Dapat Teguran Keras GBI

- Minggu, 2 Oktober 2022 | 08:23 WIB
GBI Tegur Pendeta Gilbert  Lumoinding (Istimewa)
GBI Tegur Pendeta Gilbert Lumoinding (Istimewa)


SUARAKARYA.ID: Kasus Ferdy Sambo kini  sudah merembet ke mana-mana. Bahkan hingga Pendeta Gilbert Lumoindong juga angkat bicara.

Bisa jadi metode pendekatan jenius yang dibangun Ferdy Sambo dan orang dekatnya. Agar ia lolos dari jeratan hukum yang lebih berat.

Kemungkinan Ferdy Sambo lolos dari jeratan hukum disampaikan Pendeta Gilbert. Katanya. " Sambo perintah lumpuhkan. Kenapa  Bharada E tembak mati Brigadir J,"  begitu ujar Gilbert.

 Pernyataan Pendeta Gilbert Lumoindong terkait Brigadir Yosua menuai kontroversi.

Pengurus Pusat Gereja Bethel Indonesia (GBI) memberikan peringatan keras kepada Pendeta Gilbert atas pernyataannya tersebut.

Baca Juga: Rusak Mesin di Udara, Pesawat Sriwijaya Air  dengan 177 Penumpang Putar Balik Ke Bandara  Hasanuddin Makassar

Dikonfirmasi soal surat teguran  kepada Pendeta Gilbert Lumoindong  dibenarkan pihak GBI.

Pendeta Gilbert Lumoindong juga mengatakan telah melaksanakan apa yang diperintahkan GBI.

"Iya, betul," ucap Pendeta Gilbert Lumoindong, saat dihubungi  Sabtu (1/10/2022).

Salah satu perintah Pengurus Pusat GBI adalah agar Pendeta Gilbert Lumoindong mencabut pernyataan/tayangannya di YouTube yang menimbulkan kegaduhan.

Baca Juga: Lirik Lagu Baby I Hate You - Nikita Mirzani

Pendeta Gilbert Lumoindong pun telah melaksanakan hal itu.

"Iya, sudah saya cabut sebelum ada surat peringatan. Justru setelah dicabut baru saya terima suratnya, kemudian saya lapor kepada pimpinan ini sudah saya jalankan," ujarnya.

Dalam surat yang beredar, ada 4 keputusan GBI terhadap Pendeta Gilbert Lumoindong.

Berikut 4 poin surat peringatan GBI kepada Pendeta Gilbert Lumoindong:

1. Memberikan peringatan keras kepada Pendeta Gilbert Lumoindong atas pernyataan dalam tayangan YouTube dan beredar di media sosial sehingga menimbulkan pro dan kontra di tengah masyarakat luas, serta dampak yang tidak baik bagi korps pendeta dan nama baik organisasi GBI.

2. Memerintahkan Pendeta Gilbert Lumoindong agar mencabut pernyataan/tayangan yang telah menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat dalam waktu selambat-lambatnya 2x24 jam ke depan, sejak surat peringatan ini dibuat.

3. Memerintahkan Pendeta Gilbert Lumoindong untuk segera meminta maaf secara terbuka sehingga tidak menyebabkan dampak yang lebih buruk lagi.

4. Tidak mengulang tindakan yang sama dengan membuat pernyataan di luar kapasitasnya sebagai seorang pendeta, namun fokuslah memberikan Firman Tuhan/Injil Kristus.

Baca Juga: Akun Twitter Najwa Shihab Diserang Hacker  Setelah  Konflik  Dengan Nikita Mirzani

Surat tersebut ditandatangani oleh Ketua Umum Badan Pengurus Pusat GBI, Pendeta Rubin Adi Abraham dan Sekretaris Umum Pendeta Josafat Mesach.

Sebelumnya, Pendeta Gilbert Lumoindong telah meminta maaf atas ucapannya yang terkesan menjustifikasi seolah Brigadir J sebagai pelaku pelecehan di kasus Ferdy Sambo. Pendeta Gilbert Lumoindong pun akhirnya men-take down video yang memuat pernyataannya tersebut.

"Saya atas nama pribadi menyampaikan maaf sebesar-besarnya untuk keluarga Pak Samuel Hutabarat dan Ibu Rosti Simanjuntak, orang tua Brigadir J, jika ada pernyataan-pernyataan saya yang mengecewakan dan menyakitkan," kata Gilbert dilihat dari akun YouTube pribadinya, Sabtu (1/10/2022).

Baca Juga: 4 Warga Sipil Korban Penganiayaan OPM di Bintuni Meninggal, Selamat 9, Hilang 1 Perempuan

Gilbert Lumoindong telah menghapus video berisi pernyataannya itu. Ia mendoakan keluarga Brigadir J.

"Videonya saya take down, tetapi saya tetap mendoakan Bapak dan Ibu keluarga seperti selalu saya katakan," katanya.

Gilbert menyatakan tidak bermaksud menyakiti perasaan keluarga Brigadir J. Gilbert menyadari kesalahannya sebagai hamba Tuhan yang tidak luput dari kekurangan.

"Tidak ada maksud saya untuk menyakitkan, tetapi sebagai manusia biasa, hamba Tuhan, pasti tidak lepas dari satu kekurangan," ucapnya.

Di akhir video, Gilbert kembali menyampaikan permintaan maafnya kepada keluarga Brigadir J.

Baca Juga: Pemerintah Turunkan Harga BBM Jenis Pertamax

"Dan sekali lagi, kalau ada hal-hal mengecewakan dari saya, buat seluruh keluarga besar, izinkan saya menyampaikan permohonan maaf saya dengan setulus hati dan kiranya permohonan saya yang tulus dapat diterima. Kiranya Tuhan Yesus menguatkan kita masing-masing dalam rangka kasihnya," tuturnya.

Pernyataan Viral Pendeta Gilbert

Permintaan maaf Gilbert Lumoindong itu berawal dari pernyataannya dalam sebuah video. Dalam video tersebut, Gilbert menyampaikan pendapatnya terkait kasus pembunuhan Brigadir Yosua oleh Ferdy Sambo.

"Kenapa seorang jenderal bintang dua bertindak kok ceroboh sekali, lalu ada isu-isu ada perselingkuhan yang terbongkar which is makin ke sini makin kelihatan garingnya, makin kelihatan kosongnya, Saudara-Saudara," demikian cuplikan video berisi pernyataan Gilbert yang beredar di media sosial.

Halaman:

Editor: Markon Piliang

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bank bjb Raih Banking Award Dari LPS 2022

Kamis, 1 Desember 2022 | 13:30 WIB
X