• Rabu, 30 November 2022

Pick Up Muatan Tabung Gas, BBM Terbakar, Suami Istri di Dompu Tewas Terpanggang

- Minggu, 2 Oktober 2022 | 05:17 WIB
Mobil Pick Up bermuatan galon gas LPG, BBM terbakar di Dompu, NTB. Sepasang suami istri tewas terpanggang api. ((Suara Karya/Polsek Kempo, Polres Dompu))
Mobil Pick Up bermuatan galon gas LPG, BBM terbakar di Dompu, NTB. Sepasang suami istri tewas terpanggang api. ((Suara Karya/Polsek Kempo, Polres Dompu))

 

SUARAKARYA.ID:  Kebakaran hebat melalap Mobil Pick Up bermuatan tabung LPG dan BBM di Jalan Lintas Kempo-Calabai tepatnya di tanjakan curam Mbari Rihu, Desa Songgajah, Kecamatan Kempo, Kabupaten Dompu, NTB, Jumat petang (30/9/2022) sekitar pukul 05.55 WITA. Akibat kebakaran tersebut pasangan suami istri ditemukan tewas terpanggang api.

Kapolsek Kempo, Polres Dompu,  IPTU Zuharis dalam keterangannya diterima Sabtu (1/10) menyebutkan, pasangan suami istri tersebut diketahui bernama Abdurrahman M Saleh (45), seorang PNS di Dinas Perhubungan Dompu, selaku pengemudi pick up dan Jubaidah (43) istrinya. Keduanya beralamat di Dusun Transad, Desa Doromelo, Kecamatan Manggelewa, Kabupaten Dompu, NTB.

Dikatakan, berdasarkan keterangan sejumlah saksi, pick up tersebut melaju dari arah timur ke barat dengan membawa muatan berupa belasan tabung LPG dan beberapa jerigen BBM jenis solar dan bensin tepatnya di jalan Mbari Rihu.

Baca Juga: Kejam - PKI  Bantai 1.920 Warga Tak Bersalah di Madiun September 1948

 “Kemudian, pada tikungan kedua, tiba-tiba rem blong menyebabkan pick up melaju cepat langsung jatuh ke dalam jurang sedalam 100 meter hingga menyebabkan mobil terbakar. Lalu sebagian solar dan bensin ikut meledak dan terbakar, begitu juga tabung gas LPG sebagian meledak seketika,” uarnya.

Akibat dari itu semua lanjut Kapolsek, kedua korban mengalami luka bakar mengenaskan disebabkan panggangan api di dalam mobil yang dikendarainya. Keduanya tak bisa menyelamatkan diri hingga tewas di tempat kejadian.

Baca Juga: Ketua KPK Firli Bahuri, Bahaya Laten Korupsi Harus Diberantas Sampai ke Akar-akarnya

Kapolsek menerangkan,  bahwa kedua korban memang sehari-hari berjualan BBM eceran di wilayah Kecamatan Pekat, Kempo, dan Manggelewa dengan menggunakan pick up.

Halaman:

Editor: Markon Piliang

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Lombok Barat Berhasil Tuntaskan Stop Buang Air Besar

Rabu, 30 November 2022 | 19:38 WIB
X