• Rabu, 30 November 2022

HUT ke-67 K-Sarbumusi, Menaker Dampingi Wapres Napak Tilas di Pabrik Gula Tulangan Sidoarjo

- Jumat, 30 September 2022 | 21:49 WIB
Wapres KH Ma'ruf Amin (kiri) didampingi Menaker Ida Fauziyah (kanan).
Wapres KH Ma'ruf Amin (kiri) didampingi Menaker Ida Fauziyah (kanan).
 
 
SUARAKARYA.ID: Dalam rangka peringatan HUT ke 67 Konfederasi Serikat Buruh Muslimin Indonesia (K-Sarbumusi), Menteri Ketenagakerjaan Allah ml? M(Menaker) Ida Fauziyah mendampingi Wakil Presiden (Wapres) KH Ma'ruf Amin mengikuti kegiatan napak tilas di Pabrik Gula Tulangan, Sidoarjo, Jawa Timur, Jumat (30/9/2022), 
 
Kegiatan napak tilas di pabrik gula tersebut memang sebagai bagian dari rangkaian, peringatan HUT ke 67 K-Sarbumusi
 
Wapres  KH Ma'ruf Amin dalam kegiatan peringatan HUT ke 67 K-Sarbumusi itu menyampaikan apresiasi, atas peran K-Sarbumusi yang sejak kelahirannya turut berkontribusi dalam membangun dunia ketenagakerjaan yang harmonis.
 
Sehingga, menjadikannya sebagai salah satu dari lima organisasi pekerja terbesar di Indonesia. Dengan jumlah keanggotaan mencapai ratusan ribu orang. 
 
 
"Hal itu menjadi modalitas yang sangat penting bagi K-Sarbumusi. Untuk menjadi mesin penggerak transformasi pekerja, yang kita harapkan bersama," tutur Wapres.
 
Wapres mengemukakan, selama pandemi Covid-19, dunia kerja global memperlihatkan kerentanan akan disrupsi, yang terjadi di bidang sosial-ekonomi. Khususnya, bagi pekerja migran, pekerja perempuan, pekerja informal, serta pekerja dengan disabilitas.
 
Dunia kerja baru, ujarnya, yang menjadikan pekerja sebagai pusatnya menuntut upaya pemulihan, dengan memperhatikan hak, kebutuhan dan aspirasi buruh. Hal ini, sejalan dengan mandat Deklarasi 100 Tahun Organisasi Perburuhan Internasional atau ILO.
 
 
"Karenanya, pemerintah, pengusaha dan buruh mesti memperbarui komitmen bersama. Untuk memantapkan kesiapan pekerja, dalam mengatasi dampak krisis dan menghadapi dunia kerja di masa depan," terang Wapres.
 
Apalagi, lanjutnya, saat ini, kita memiliki visi besar untuk mewujudkan Indonesia Maju. Tenaga kerja yang produktif, memiliki kapasitas dan kapabilitas, serta tahan dan adaptif. 
 
"Dalam situasi yang terus berubah, tentunya sangat dibutuhkan untuk mewujudkan visi tersebut," ujarnya. 
 
Dia menyampaikan, kolaborasi antara pemerintah, pengusaha, dan serikat pekerja/ serikat buruh melalui dialog sosial, penting dalam menyampaikan masukan-masukan. Untuk merumuskan kebijakan dalam merespons tantangan di bidang ketenagakerjaan.
 
 
"Dialog sosial untuk mencari solusi bersama atas beragam masalah ketenagakerjaan, menjadi salah satu pilar dari panduan ILO dalam menghadapi dampak krisis pandemi Covid-19," ungkap Wapres
 
Sementara,  Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah menyatakan, kolaborasi antara pemerintah, pengusaha, dan serikat pekerja/ serikat buruh, sangat diharapkan dalam merespons tantangan ketenagakerjaan.
 
Seperti kondisi geopolitik, kondisi paska pandemi Covid-19, serta  kondisi megatren, yang memunculkan revolusi digital dan revolusi profesi. Di mana akan banyak jenis pekerjaan yang hilang dan pada saat bersamaan akan muncul banyak jenis pekerjaan baru.
 
 
"Saya kira tantangan dan dinamika itu sungguh sangat luar biasa. Dan kita bisa mengatasi seluruh tantangan ini dengan kerja kolaborasi, kerja sinergitas antara pemerintah, pengusaha, dan kelompok serikat pekerja/serikat buruh," tuturnya. 
 
Menaker menaruh harapan ke Sarbumusi. Untuk menatap masa depan ketenagakerjaan yang lebih baik lagi.***
 
 

Editor: Dwi Putro Agus Asianto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kemnaker Dorong Lembaga K3 Tingkatkan Mutu Layanan K3

Senin, 28 November 2022 | 21:58 WIB
X