• Senin, 28 November 2022

Agar Game Online tidak Timbulkan Efek Negatif pada Anak, Ikuti Panduan di Website www.igrs.id

- Kamis, 29 September 2022 | 16:30 WIB
Webinar yang merupakan salah satu rangkaian kegiatan literasi digital di Jawa Timur terbuka untuk para pelajar mulai dari kelas 4 SD sampai kelas 12 SMA dan para guru (Ist)
Webinar yang merupakan salah satu rangkaian kegiatan literasi digital di Jawa Timur terbuka untuk para pelajar mulai dari kelas 4 SD sampai kelas 12 SMA dan para guru (Ist)

SUARAKARYA.ID: Adiksi game online adalah ketergantungan individu secara berlebihan terhadap game online. Umumnya ingin melakukan secara terus-menerus. Akibatnya menimbulkan efek negatif pada fisik maupun psikologis individu.

Individu yang memperlihatkan  gejala  kecanduan game online mengarah  pada  masalah mental  emosional. Adiksi game online dapat menyebabkan distorsi waktu, kurang perhatian, hiperaktif, tindakan kekerasan, emosi negatif, dan perilaku agresif.

Peran bimbingan orang tua dan guru di sekolah diperlukan untuk mereduksi adiksi kecanduan game online pada remaja. Bisa melalui pelayanan konseling di antaranya; konseling individual dengan menggunakan teknik rasional emotif terapi dan konseling kelompok dengan pendekatan Cognitif Behavior Teraphy (CBT).

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) bekerjasama dengan SiberKreasi menggelar program webinar literasi digital #MakinCakapDigital dengan tema“Adiksi Game Online.

Baca Juga: Kominfo Beri Pemahaman Penerapkan Etika, Literasi Digital Penting Bagi Masyarakat

Eko Pamuji, Sekretaris PWI Jatim, mengatakan game online hadir karena terjadinya budaya digitalisasi. Kebiasaan-kebiasaan baru yang ditawarkan kepada generasi baru menjadikan game online tidak asing dimainkan oleh anak-anak yang masih usia belia.

"Harus ada pembiasaan baru kepada anak-anak kita sebagai penerus bangsa, agar mereka tidak kecanduan bermain game online. Didiklah dan ajarkan kepada anak membatasi waktu dalam bermain game online. Carikan hal baru agar menjadi hobi yang baru untuk mereka,”ujar Eko Pamuji.

Pernyataan itu diperkuat oleh Desra, selaku Key Opinion Leader. Menurutnya game online bisa membuat seseorang menjadi konsumtif dan lupa waktu.

Tetapi game online juga dapat membuat seseorang jauh lebih inovatif dan produktif jika bisa mengatur waktunya. Bahkan bisa mendapatkan uang dari game online.

Halaman:

Editor: Gungde Ariwangsa

Sumber: Rilis

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Hindari PHK, Kemnaker Dorong Dialog Bipartit 

Kamis, 24 November 2022 | 17:40 WIB
X