• Senin, 28 November 2022

Wujudkan Komitmen Nol Emisi Karbon, Diresmikan Empat Sekolah Berkonsep Green Building

- Kamis, 29 September 2022 | 13:50 WIB
Gubernur DKI  Anies Baswedan empat  sekolah yang menerapka. konsep green building untuk mengurasi emisi karbon di Jakarta, Rabu (28/9/2022).
Gubernur DKI Anies Baswedan empat sekolah yang menerapka. konsep green building untuk mengurasi emisi karbon di Jakarta, Rabu (28/9/2022).

 

 

SUARAKARYA.ID: Pemprov DKI Jakarta berkomitmen untuk mendukung  mewujudkan kegiatan beremisi rendah di setiap sudut kota sebagai upaya menjaga keberlanjutan Jakarta.

Mulai dari sistem transportasi terintegrasi, membangun infrastruktur yang berorientasi transit, menerapkan kawasan emisi rendah di Kota Tua, uji emisi bagi kendaraan pribadi, hingga menggunakan konsep green building dalam pembangunan sebuah gedung.

Semangat tersebut juga diwujudkan Pemprov DKI  melalui peresmian empat Sekolah Net Zero Carbon dan green building sebagai pilot project, yakni SDN Duren Sawit 14, Jakarta Timur, SDN Grogol Selatan 09, Jakarta Selatan, SDN Ragunan 08 Pagi, 09 Pagi, 11 Petang, Jakarta Selatan, dan SMAN 96 Jakarta, Jakarta Barat.

Bangunan dengan konsep Net Zero Carbon ini adalah bangunan yang hemat energi saat beroperasi dan sebagian besar kebutuhan energinya dipasok dari sumber energi terbarukan.

Baca Juga: Ariza Sebut IDI DKI Jakarta Telah Banyak Bantu Pemerintah Saat Pandemi

Sehingga, secara emisi karbon yang dihasilkan sangat minim.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meresmikan Sekolah Net Zero Carbon ini sekaligus menyerahkan Sertifikat Greenship Net Zero Healthy dari Green Building Council (GBC) Indonesia kepada empat sekolah tersebut di SDN Ragunan 08, Jakarta Selatan, pada Rabu (28/9/2022).

“Hari ini kita turut menjadi saksi peristiwa bersejarah bahwa hari ini kita di Jakarta resmi menjadi tempat pertama sekolah negeri yang mengusung konsep green building dan net zero emissions,” ucap  Anies dalam sambutannya.

Gubernur menyampaikan  bahwa bangunan sekolah merupakan bangunan yang paling banyak dimiliki oleh pemerintah.

Sedangkan, berbicara tentang emisi karbon global, bangunan berkontribusi sebesar 39% emisi karbon global dan mengkonsumsi 36% dari total energi global.

 Baca Juga: Lima DPC di DKI Jakarta Tolak Musda GM FKPPI, Penunjukkan Caretaker Langgar AD/ART

Gedung sekolah yang telah menerapkan konsep green building unyuk mengurangi emisi karbon.


“Jadi, bangunan itu adalah kontributor terbesar. Kita seringkali kalau melihat dekarbonisasi yang dipandang adalah kendaraan bermotor saja. Tidak, sesungguhnya bangunan itu menyedot energi 36% kontribusi kepada emisi karbon global 39%,” ucapnya.

“Bila kita tidak mengkoreksi bangunan-bangunan, terutama di perkotaan, maka kualitas udara di tempat ini akan selalu menghadapi masalah. Karena itu, mengapa kita harus menuju pada green building dan kita mulai dari sekolah-sekolah kita,” lanjutnya.

Lebih dari itu,  Anies menegaskan bahwa sebuah bangunan yang diberi label sekolah merupakan tempat interaksi peserta didik, pendidik dan juga orang tua.

 

Baca Juga: Kalangan Pengusaha HIPPI Harapankan PJ Gubernur DKI Sosok Pro Dunia Usaha dan Paham Jakarta

Halaman:

Editor: Markon Piliang

Sumber: Siaran Pers

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Hindari PHK, Kemnaker Dorong Dialog Bipartit 

Kamis, 24 November 2022 | 17:40 WIB
X