• Minggu, 4 Desember 2022

Menaker Siap Dampingi Presiden Jokowi Tinjau Penyaluran BSU di Sultra

- Senin, 26 September 2022 | 20:47 WIB
Menaker Ida Fauziyah.
Menaker Ida Fauziyah.
 
 
SUARAKARYA.ID: Penyaluran Bantuan Subsidi Upah (BSU), Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah akan mendampingi Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), meninjau secara langsung penyaluran, di Sulawesi Tenggara (Sultra).
 
Rencananya acara penyaluran BSU itu diselenggarakan di Kantor Pos Bau Bau dan Kantor Pos Buton, Selasa (27/9/2022).
 
Pada peninjauan penyaluran BSU itu, Presiden Jokowi akan menyapa dan melakukan dialog dengan para pekerja/ buruh penerima manfaat Bantuan Pemerintah Berupa Subsidi Gaji/ Upah (BSU) tahun 2022 
 
"Setelah mendapat perintah Bapak Presiden, kami (Kemnaker) langsung menyalurkan BSU 2022 ini. Dan, besok rencananya Bapak Presiden akan meninjau langsung penyaluran BSU di Bau Bau dan Buton," terang Menaker, dalam keterangan pers Biro Humas, Jakarta, Senin (26/7/2022).
 
 
Menaker mengemukakan, BSU 2022 ini dalam rangka meringankan para pekerja/ buruh. Dalam memenuhi keperluan sehari-hari, sebagai akibat dari kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).
 
"BSU ini adalah pengalihan subsidi BBM yang diterima langsung oleh para pekerja/buruh. Mudah-mudahan BSU ini memberikan manfaat yang besar untuk para pekerja/buruh di Indonesia," tuturnya. 
 
Menaker juga menjelaskan, BSU merupakan bentuk apresiasi pemerintah kepada para pekerja dan pengusaha. Yang telah menyertakan para pekerjanya menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.
 
 
"Jika para pekerja tidak diikutkan dalam program jaminan sosial ketenagakerjaan, berarti tidak ada jalan untuk mendapatkan BSU 2022," katanya.
 
Selain menjadi peserta aktif program jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan sampai dengan Juli 2022. Syarat penerima BSU lainnya yaitu Warga Negara Indonesia yang dibuktikan dengan kepemilikan NIK, mempunyai gaji/ upah paling banyak sebesar Rp3,5 juta. Pekerja/Buruh yang bekerja di wilayah dengan upah minimum provinsi atau kabupaten/kota lebih besar dari Rp3.500.000.
 
Maka, persyaratan gaji/upah itu menjadi paling banyak sebesar Upah Minimum Kabupaten/Kota atau Provinsi dibulatkan ke atas, hingga ratus ribuan penuh. Diprioritaskan bagi pekerja/buruh yang belum menerima program Kartu Prakerja, Program Keluarga Harapan, atau Banpres Produktif untuk Usaha Mikro pada tahun berjalan, dan dikecualikan untuk PNS dan TNI/Polri.
 
 
"Untuk BSU 2022 ini berlaku nasional (seluruh Indonesia). Syarat-syarat itu diatur dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 10 Tahun 2022," ujarnya. 
 
Menaker mengemukakan, target penerima BSU 2022 ini sejumlah 14.639.675 pekerja/buruh dengan total anggaran Rp8.804.969.750.000. Dalam hal penyaluran BSU 2022 ini, khusus untuk wilayah Sulawesi Tenggara sudah tersalurkan kepada 19.286 pekerja/buruh. ***

Editor: Pudja Rukmana

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kemnaker Buka Akses Pemagangan ke Korea

Minggu, 4 Desember 2022 | 04:32 WIB
X