• Jumat, 7 Oktober 2022

Salurkan BSU, Menaker Berikan Pada Pekerja RS St Elizabeth Secara Simbolis

- Jumat, 23 September 2022 | 14:03 WIB
Menaker Ida Fauziyah (kiri) memberikan BSU secara simbolis pada nakes RS St Elizabeth, Semarang.
Menaker Ida Fauziyah (kiri) memberikan BSU secara simbolis pada nakes RS St Elizabeth, Semarang.
 
 
SUARAKARYA.ID: Salurkan BSU,  Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah kembali secara simbolis memberikan BSU kepada 13  pekerja, dari total 781 tenaga kesehatan (nakes) di Rumah Sakit (RS)  St Elizabeth, Kota Semarang, Jawa Tengah, Kamis (22/9/2022). 
 
Menaker salurkan BSU di RS St Elizabeth, Semarang, setelah sebelumnya menyerahkan Bantuan Subsidi Upah (BSU) Tahap II di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. 
 
Dikemukakannya, salurkan BSU ke pekerja merupakan wujud hadirnya negara dan ikut merasakan dampak dari kenaikan BBM. Sekaligus, menjaga daya beli masyarakat dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. 
 
 
"BSU 2022 ini diberikan pemerintah tanpa melihat level pekerja, tapi karena melihat dampak kenaikan BBM. Yang menimpa semua sektor dari ujung Aceh hingga ujung Papua," terang Menaker
 
BSU ini, lanjutnya, juga sebagai bentuk apresiasi pemerintah kepada Rumah Sakit, yang telah menyertakan para pekerjanya dalam program BPJS Ketenagakerjaan,.
 
Menaker mengajak perusahaan-perusahaan lain, agar memberikan perlindungan jaminan sosial kepada para pekerjanya.
 
 
"Mudah-mudahan BSU yang diberikan ini, bentuk kami hadir dan peduli, teman-teman memiliki kebutuhan yang naik akibat kenaikan BBM ini," ujarnya.
 
Dia menyatakan, BSU yang diberikan pemerintah sebesar Rp600 ribu ini, bersumber dari APBN dan bukan uang yang ada di BPJS Ketenagakerjaan
 
"Bantuan ini tak mengurangi uang teman-teman pekerja yang terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan, Ini uang temen-temen pekerja yang diakumulasi manfaatnya dan dikelola oleh BPJS Ketenagakerjaan," tuturnya. 
 
 
Pekerja/buruh yang berhak menerima BSU ini, ujarnya, harus memenuhi ketentuan sebagaimana yang tertuang dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 10 Tahun 2022. 
 
Yakni, WNI dengan kepemilikan NIK (Nomor Induk Kependudukan); Peserta aktif BPJAMSOSTEK hingga bulan Juli 2022; dan mendapatkan gaji/upah sebanyak Rp3,5 juta, pekerja atau buruh yang bekerja di wilayah dengan minimum upah provinsi atau kabupaten/kota.
 
Seorang pekerja bagian Sekretariat RS St Elizabeth Mira mengatakan, BSU yang diterima dari pemerintah akan digunakan untuk membayar kost dan membeli BBM untuk memperlancar kegiatan sehari-hari. 
 
 
"BSU ini sangat bermanfaat sekali buat saya. Semoga pemerintah memiliki lagi program-program yang diberikan kepada pekerja," ujarnya.***
 
 
 

Editor: Markon Piliang

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Diresmikan Relokasi Tugu 66 di Taman Menteng

Kamis, 6 Oktober 2022 | 10:06 WIB

Tragedi Kanjuruhan, Kapolda Jawa Timur Minta Maaf

Selasa, 4 Oktober 2022 | 18:31 WIB
X