• Jumat, 7 Oktober 2022

Kemnaker -  PMI Perkuat K3 di Tempat Kerja

- Minggu, 18 September 2022 | 19:58 WIB
Menaker Ida Fauziyah (kedua dari kiri) dan Kepala PMI Pusat Jusuf Kalla (kedua dari kanan)
Menaker Ida Fauziyah (kedua dari kiri) dan Kepala PMI Pusat Jusuf Kalla (kedua dari kanan)
 
 
SUARAKARYA.ID: Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) -  Palang Merah Indonesia (PMI) melakukan Penandatanganan Kesepahaman Bersama Sinergitas Program PMI dan Program Pembangunan Bidang Ketenagakerjaan.
 
Penandatanganan antara Kemnaker - PMI dilakukan  langsung oleh Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah dan Ketua Umum PMI, Jusuf Kalla di Jakarta, Sabtu (17/9/2022).
 
Menaker mengatakan, kesepahaman Kemnaker - PMI ini merupakan perpanjangan dari kerja sama sebelumnya, yang ditandatangani pada tahun 2013.
 
 
"Momentum penting ini merupakan penanda komitmen dan kerja sama yang kuat antara kedua belah pihak," ucap Menaker.
 
Namun demikian, lanjutnya, perlu disadari situasi saat ini sudah sangat berbeda dengan situasi satu dekade lalu. Saat kedua belah pihak pertama kali membuat kesepakatan untuk bekerja sama. 
 
Pasalnya, kata dia, sampai hari ini Indonesia belum bisa melepaskan diri sepenuhnya dari jeratan pandemi. Di mana hal itu akan sangat berpengaruh pada sektor ketenagakerjaan, khususnya pada situasi di tempat kerja. 
 
 
"Oleh karena itu, hadirnya kerja sama ini diharapkan dapat membantu dunia kerja untuk kembali bangkit, lebih kuat serta dapat beradaptasi. Bahkan, meningkatkan produktivitas ke depannya," tutur Menaker
 
Dia mengatakan, produktivitas tenaga kerja merupakan aspek yang tidak terpisahkan dari aspek kesehatan dan keselamatan di tempat kerja. Seorang pekerja yang sudah teredukasi bahaya kecelakaan di tempat kerja dapat bekerja dengan aman dan minim risiko kecelakaan.
 
Pada akhirnya akan berpengaruh pada peningkatan produktivitas perusahaan tempat dia bekerja. Tantangan risiko yang dihadapi di tempat kerja menjadi bertambah dengan situasi pandemi, yang dihadapi dua tahun belakangan ini.
 
 
Hasil penelitian WHO dan Kementerian Kesehatan menunjukkan fakta, tempat yang paling berpotensi menularkan Virus Covid-19 adalah tempat kerja. 
 
Fakta itu, disebutnya menunjukkan  dunia usaha harus dapat beradaptasi dengan praktik-praktik pelatihan dan norma baru, terkait kesehatan dan keselamatan di tempat kerja dengan situasi yang baru ini.  
 
"Untuk itu melalui kehadiran kesepahaman bersama ini, saya mengharapkan dapat menjadi momentum penting bagi Kemnaker dan PMI," kata Menaker
 
 
Untuk dapat bersinergi menyusun norma-norma serta materi pembinaan baru terkait pelatihan dan pembinaan K3 di bidang pertolongan pertama pada kecelakaan di tempat kerja.
 
"Yang tentunya dengan mempertimbangkan variabel risiko baru yang dapat terjadi pada situasi seperti saat ini," terangnya.***
 
 

Editor: Dwi Putro Agus Asianto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Diresmikan Relokasi Tugu 66 di Taman Menteng

Kamis, 6 Oktober 2022 | 10:06 WIB

Tragedi Kanjuruhan, Kapolda Jawa Timur Minta Maaf

Selasa, 4 Oktober 2022 | 18:31 WIB
X