• Senin, 3 Oktober 2022

Erick Thohir Luncurkan Solar Rp 6.800 Untuk Nelayan

- Minggu, 18 September 2022 | 19:09 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir (kiri) saat bertemu penyanyi cilik Farel Prayoga (kanan).
Menteri BUMN Erick Thohir (kiri) saat bertemu penyanyi cilik Farel Prayoga (kanan).

SUARAKARYA.ID: Program solar untuk nelayan telah resmi diluncurkan oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara atau BUMN Erick Thohir. Program bernama Solusi diluncurkan di Pelabuhan Perikanan Samudera, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah pada Sabtu 17 September 2022.

Erick memastikan para nelayan yang telah menjadi anggota koperasi di lingkungan mereka akan mendapat bahan bakar minyak atau BBM bersubsidi jenis solar senilai Rp 6.800 per liter. Biasanya harga solar berkisar antara Rp 7.000-10.000.

"Salah satunya dengan program Solusi nelayan yang pada hari ini memberikan akses harga BBM (solar) yang selama ini didapat nelayan mungkin Rp 7.000 hingga Rp 10.000 per liter, hari ini kita pastikan harganya Rp 6.800 per liter," ujar Erick melalui keterangan tertulis, Sabtu, (17/9/2022).

Baca Juga: KPK Segera Bawa Kasus Korupsi Bupati Mimika Eltinus Omaleng ke Pengadilan Tipikor

Selain Cilacap, Erick Thohir mengatakan terdapat enam lokasi percontohan program Solusi Nelayan di Lhoknga, Aceh; Deli Serdang, Sumatera Utara; Indramayu, Jawa Barat; Pekalongan, Semarang, Jawa Tengah; Surabaya, Jawa Timur; dan Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), yang akan dijalankan selama tiga bulan ke depan.

"Cilacap ini pilot project, kalau ini berjalan baik akan dikembangkan di tujuh lokasi dan diperluas ke seluruh Indonesia," kata Erick.

Program inisiatif Kementerian BUMN dan Kementerian Koperasi dan UKM ini kata dia upaya pemerintah membantu para nelayan di tengah kebijakan pengalihan subsidi BBM. Selain itu, memperbaiki akses nelayan terhadap Solar sehingga subsidi Solar lebih tepat sasaran dan langsung dialokasikan kepada nelayan.

Baca Juga: JK Terang-Terangan Dukung Airlangga Capres 2024 untuk Kemakmuran Indonesia

"Dengan koperasi itu berarti ada nama, alamat, dan sistem digital, jadi kalau ada yang bawa jeriken tidak masalah karena ada barcode, datanya kelihatan," ucap mantan Presiden Inter Milan tersebut.

Halaman:

Editor: Dwi Putro Agus Asianto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

RBPI, Wadah Sejahterakan Pengemudi Indonesia

Senin, 3 Oktober 2022 | 03:50 WIB
X