• Jumat, 7 Oktober 2022

Food Station Luncurkan Burasa, Target Awal 20 Ton Perbulan Terjual

- Minggu, 18 September 2022 | 05:13 WIB
Direktur Utama (Dirut) Food Station Tjipinang Jaya Pamrihadi Wiraryo (keempat dari kanan) memperlihatkan  satu kantong Burasa pada peluncuran, Jumat (16/9/2022).
Direktur Utama (Dirut) Food Station Tjipinang Jaya Pamrihadi Wiraryo (keempat dari kanan) memperlihatkan satu kantong Burasa pada peluncuran, Jumat (16/9/2022).



SUARAKARYA.ID: Inovasi produk tak henti dilakukan oleh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) pangan nomor satu milik Pemprov DKI Jakarta, Food Station Tjipinang Jaya.

Tidak hanya inovasi produk, namun Food Stasion juga peduli terhadap stakeholdernya.

Perusahaan ini meluncurkan Burasa, beras berkualitas  baik untuk bahan baku bubur ayam.

Peluncuran Burasa dilakukan di  Venue Pacuan Kuda, Pulomas, Pulogadung, Jakarta Timur, Jumat malam ( 16/9/2022).

Baca Juga: Food Station Kerja Sama dengan IPB Sempurnakan Program Pangan Murah

Acara launching Burasa mengundang Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
<span;>Namun karena bersamaan waktunya ada acara, maka Anies batal hadir.

Momen peluncuran Burasa berlangsung cukup meriah, dihadiri ratusan tukang bubur ayam perwakilan dari lima wilayah DKI.

"Alhamdulillah malam ini kami meluncurkan Burasa. Peserta adalah teman-teman mitra kami, para pedagang bubur ayam," ujar Direktur Utama (Dirut) Food Station Tjipinang Jaya Pamrihadi Wiraryo kepada wartawan.

Baca Juga: Food Station Tjipinang Jaya Lakukan Budidaya Gunakan Teknologi yang Dapat Tingkatkan Produktivitas Panen

Sebanyak 100 pedagang bubur ayam di Jakarta diundang dalam acara peluncuran produk Bubur Beras Nusantara (Burasa).


Bahkan dalam acara peluncuran tersebut, para pedagang bubur  juga dibekali terkait kewirausahaan dan BPJS Kesehatan Mereka juga bisa melakukan order secara online agar tidak mengganggu aktivitas berjualan.

Beras yang hadir dalam kemasan lima kilogram itu, bisa dinikmati warga dari dalam maupun luar Jakarta, khususnya para pedagang bubur ayam.

Pamrihadi Wiraryo menegaskan, produk beras khusus bubur tersebut memang belum ada di pasaran.
Umumnya, pedagang bubur meracik sendiri  menggunakan beras yang sering ditemui di pasaran.

Baca Juga: Panen Padi, Ariza Pastikan Ketahanan Pangan Di Jakarta Terjaga Di masa Pandemi

Para pemateri pada launching Burasa di gedung Pacuan Kuda, Pulomas, Pulogadung, Jakarta Timur, Jumat (16/9/2022).


Menurutnya  bahwa beras Burasa tidak didistribusikan ke pasar-pasar untuk sementara ini. Sebab, sebenarnya untuk mendapatkannya relatif mudah.

Produk ini juga dapat dipesan online melalui platform atau marketplace  seperti, Food Station Official Shop (Shopee), Food Station (Tokopedia) dan Food Station Tjipinang Jaya di Lazada.


“Jadi, mereka itu (pedagang bubur ayam) bisa melakukan order secara online Dengan begitu, tidak mengganggu aktivitas berjualan pedagang. Karena, akan di-deliver atau dikirim ke tempat-tempat mereka berdagang. Untuk penetrasinya di Jakarta sudah merata. Setelah itu, baru kita penetrasinya ke pasar-pasar,” kata Pamrihadi lagi.

Ditambahkan Pamrihadi lebih lanjut, khusus beras Burasa diproduksi dari padi varietas Mentik Wangi dan mempunyai keunggulan pada aromanya yang khas dan alami.

Namun harga beras Burasa  pun sangat kompetitif sekitar Rp 60.000 per lima kilogram.

“Sebenarnya, pedagang bubur relatif lebih murah membeli produk Burasa ketimbang membeli produk lain yang ada di pasar. Kenapa? Selain pedagang bubur ayam, Burasa bisa untuk rumah tangga juga karena pada prinsipnya sudah wangi,” tuturnya.

Halaman:

Editor: Markon Piliang

Sumber: Liputan, Lapangan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Hari Jadi ke-495, Momentum Kebangkitan Indramayu

Jumat, 7 Oktober 2022 | 11:04 WIB

DKI Jakarta Beri Bantuan Hibah ke 11 Daerah

Rabu, 5 Oktober 2022 | 21:49 WIB
X