• Rabu, 7 Desember 2022

Belum Pulih Apalagi Stabil, Sudah Dihantam Lagi Kenaikan Harga BBM Dengan Segala Ikutannya

- Minggu, 4 September 2022 | 21:12 WIB
harga BBM subsidi naik tetapi masyarakat tetap harus tetap isi bahan bakar agar kendaraannya bisa dipergunakan
harga BBM subsidi naik tetapi masyarakat tetap harus tetap isi bahan bakar agar kendaraannya bisa dipergunakan

SUARAKARYA.ID: Seorang pelari yang mengayunkan kaki tertatih-tatih namun dipaksa terus berlari menuju finis sampai kepayahan. Kurang lebih seperti itulah kondisi sebagian warga masyarakat saat ini. Didera kesulitan sepanjang selama dua tahun lebih masa kritis Covid-19 atau Corona menyebabkan aktivitas-aktivitas usaha/penghidupan menjadi terseok-seok dan terkapar.

Tidak hanya terpuruk tetapi juga banyak  yang bangkrut, gulung tikar tak beraktivitas lagi. Covid-19 melandai maka mulai mencoba bangkit dengan segala keterbatasan. Belum bisa derdiri apalagi pulih dan “bernafas” stabil tiba-tiba dihantam bakal bertubi-tubi dengan kenaikan harga BBM dengan segala dampak ikutannya. Ironisnya lagi harga BBM jenis pertalite mengalami kenaikan lebih tinggi.  BBM jenis pertalite ini lebih banyak dipergunakan masyarakat menengah ke bawah.

Oleh karena itu pula, Sebagian besar masyarakat tak setuju kalau harga bahan bakar minyak BBM dinaikan, apalagi membubung selangit seperti saat ini.

“Dua tahun lebih kita didera Covid-19 maka tentu saja lebih sepakat jika pemerintah tetap memberikan subsidi BBM walau hal itu membebani Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN),” ujar seorang pensiunan ASN di Bekasi, Minggu (4/9/2022).

Dari hasil survei yang dilakukan Lembaga Survei Indonesia (LSI) pada Agustus 2022 kepada 1.220 responden yang diumumkan secara daring, Minggu (4/9/2022), juga menunjukan penolakan sebagian besar masyarakat  itu.

"Sekitar 60 persen atau tepatnya 58,7 persen responden tidak setuju jika harga BBM naik. Hanya 26,5 persen responden yang menyatakan setuju harga BBM dinaikan. Sisanya sekitar 14,8 persen tidak tahu," demikian Direktur Eksekutif LSI Djayadi Hanan, Minggu (4/9/2022).

Baca Juga: Harga BBM Naik, Pertalite Jadi 10.000 Rupiah Per Liter Mulai Sore Ini

Ke-58,7 persen responden yang meminta harga BBM tidak naik itu menganggap harga BBM mestinya tak naik walaupun harga minyak dunia mengalami kenaikan, apalagi  jika harga BBM dunia justru turun.

Responden pun menilai tak masalah beban pemerintah semakin tinggi di antaranya berhutang untuk mempertahankan harga BBM.

Halaman:

Editor: Pudja Rukmana

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Jelang Natal Harga Bahan Pangan di Jakarta Terkendali

Selasa, 6 Desember 2022 | 20:59 WIB

Akhir Tahun, UNS Solo Tambah Empat Guru Besar Baru

Selasa, 6 Desember 2022 | 07:07 WIB
X