Kecelakaan Maut, Gubernur Jawa Barat Minta Pembatasan Jam Operasional Bagi Kendaraan Berat di Wilayah Padat

- Kamis, 1 September 2022 | 15:17 WIB
Pasca kecelakaan maut truk kontainer yang merenggut anak-anak sekoah dasar di depan SDN Kota Baru 02 dan 03, Jalan Sultan Agung, Kota Bekasi, nampak karangan bunga pada Rabu (31/8/2022). (FOTO: Dharma/Suarakarya.id).
Pasca kecelakaan maut truk kontainer yang merenggut anak-anak sekoah dasar di depan SDN Kota Baru 02 dan 03, Jalan Sultan Agung, Kota Bekasi, nampak karangan bunga pada Rabu (31/8/2022). (FOTO: Dharma/Suarakarya.id).

SUARAKARYA.ID: Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meminta kepada pemerintah daerah untuk melakukan pembatasan jam operasional di siang hari terhadap kendaraan berat yang melintasi wilayah padat penduduk.

Hal itu disampaikan Ridwan Kamil pasca kecelakaan maut yang melibatkan truk kontainer hingga menyebabkan korban jiwa di Jalan Sultan Agung, Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi pada Rabu (31/8/2022) pukul 10.01 WIB.

"Kami sudah berkomunikasi dengan Plt Wali Kota Bekasi meminta Badan Pengelola Jalan Jabodetabek untuk menyurati terkait pembatasan kendaraan berat di siang hari," kata Ridwan Kamil kepada awak media usai mengunjungi SDN Kota Baru 02 dan 03, tempat kejadian perkara (tkp) kecelakaan maut.

Baca Juga: Ancaman Banjir Resahkan Warga Perumahan Nuri Pondok Ranji, Lahan Resapan akan Dibangun Gedung Perkantoran

Ia juga berharap agar pihak terkait dapat merespons cepat pembatasan operasional bagi kendaraan berat.

Selain itu, lanjut Ridwan Kamil, pihaknya juga sudah nerkoordinasi dengan pihak kepolisian terkait tanggungjawab hukum yang berlaku.

"Bagaimana pun korbannya sangat banyak," katanya. ***

Editor: Dwi Putro Agus Asianto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Disparbud Kota Bekasi Kembangkan Wisata Raftimg

Kamis, 2 Februari 2023 | 08:31 WIB

Diguyur Hujan Deras, Sembilan Ruas Jalan Tergenang

Rabu, 1 Februari 2023 | 20:59 WIB
X