• Rabu, 5 Oktober 2022

Talent Talks, Pogram Kemnaker Wadah Generasi Muda  Berkomunikasi dan Berkolaborasi

- Senin, 8 Agustus 2022 | 12:54 WIB
Menaker Ida Fauziyah.
Menaker Ida Fauziyah.
 

SUARAKARYA.ID: Program Talent Talks merupakan salah satu program Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), berfungsi sebagai wadah generasi muda dalam berkomunikasi dan berkolaborasi. 
 
Untuk itulah, Kemnaker menggelar Talent Talks di Surabaya, Jawa Timur, Minggu (7/8/2022). 
 
"Talent Talks ini merupakan bentuk kehadiran Kemnaker untuk talenta muda," ujar Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah. 
 
Karenanya,  yang diundang itu para pelaku usaha, usaha kecil, mahasiswa, adik-adik yang bekerja di swasta. Kemnaker ingin mendengar suara mereka, apakah program yang ada di Kemnaker  sudah menjawab kebutuhan mereka. 
 
 
Menaker menyatakan, dalam acara Talent Talks ini, pihaknya juga mengenalkan aplikasi SIAPKerja kepada para generasi muda Surabaya. 
 
Aplikasi ini mengintegrasikan program pelatihan, sertifikasi, dan penempatan, serta pengembangan wirausaha, yang mana dapat mendukung pengembangan karir generasi muda
 
Kemnaker akan terus menggelar Talent Talks dan sosialisasi SIAPKerja ke berbagai daerah di Indonesia. Tahun ini, telah menggelar acara ini di Jakarta, Semarang, serta Surabaya. Berikutnya akan diadakan di Yogyakarta, Makassar, serta Balikpapan. 
 
 
"Dengan SIAPKerja ini ketemu antara pencari kerja dengan calon pencari kerja. Mudah-mudahan program ini berjalan baik dan kita akan berkeliling ke seluruh Indonesia," tuturnya. 
 
Menaker menjelaskan, talenta muda di Indonesia harus terus didukung perkembangannya. Karena, Indonesia tengah menghadapi Bonus Demografi, yang puncaknya pada 2030, serta sebagai upaya mewujudkan Generasi Emas 2045. 
 
"Untuk itu, kita harus menyiapkan generasi muda kita sebaik mungkin. Karena, mereka lah pilar utama Indonesia menuju Negara Maju," jelasnya. 
 
Menaker, menambahkan, dalam pengembangan talenta muda juga tidak boleh melewatkan mereka yang berkebutuhan khusus seperti penyandang disabilitas. 
 
 
Sehingga, semua pihak harus memastikan program pengembangan talenta muda, baik di pusat maupun di daerah, harus seinklusif mungkin. 
 
"Kita minta, kita dorong, agar unit layanan disabilitas itu juga dimiliki di kabupaten/kota. Ini kan regulasinya sudah ada, dan yang kita dorong adalah awareness-nya dari pemerintah kabupaten/kota, kita juga dorong awareness dari pelaku usaha," ungkapnya.***
 
 
 

Editor: Markon Piliang

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tragedi Kanjuruhan, Kapolda Jawa Timur Minta Maaf

Selasa, 4 Oktober 2022 | 18:31 WIB

RBPI, Wadah Sejahterakan Pengemudi Indonesia

Senin, 3 Oktober 2022 | 03:50 WIB
X