• Sabtu, 20 Agustus 2022

Peningkatan Kualitas SDM, Pemerintah Terus Melakukan Transformasi Pelatihan Vokasi

- Kamis, 4 Agustus 2022 | 17:45 WIB
Seminar Nasional dalam rangka Peningkatan Kualitas SFM.
Seminar Nasional dalam rangka Peningkatan Kualitas SFM.
 
 
SUARAKARYA.ID: Program Peningkatan Kualitas Sumberdaya Manusia (SDM), menjadi kunci guna bisa mencapai target Indonesia menjadi negara maju di tahun 2045. 

Untuk itu, sesuai arahan Presiden prioritas pembangunan nasional Indonesia saat ini, ditujukan pada Peningkatan Kualitas SDM
 
Untuk Peningkatan Kualitas SDM dilakukan, terutama melalui pendidikan vokasi, pelatihan vokasi, serta kemitraan dengan industri. 
 
Semua itu dikemukakan Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor, saat menjadi keynote speech pada acara Seminar Kerja Nasional 2022, di Malang, Jawa Timur, Rabu, (3/8/2022). 
 
 
Seminar bertajuk 'Pentingnya Edukasi untuk Meningkatkan Potensi Keahlian, Guna Bersaing Dalam Menggapai Karier Yang Gemilang, Di Revolusi Industri 4.0 Pada Era New Normal Pasca Pandemi Covid-19', tersebut digelar Badan Eksekutif Mahasiswa Politeknik Negeri Malang
 
Wamenaker  mengatakan, kondisi pandemi Covid-19 'memaksa' dunia pendidikan harus  lebih jeli, menata dan melihat perkembangan arus teknologi. Menurutnya, pendidikan vokasi harus mengikuti perkembangan era digital saat ini.
 
Untuk menyiapkan kebutuhan kompetensi SDM di era industri 4.0 dan ekonomi digital saat ini,  lanjutnya, pemerintah telah membuat grand design revitalisasi Pendidikan dan pelatihan vokasi. Yang difokuskan melalui 3 Lembaga vokasi, terutama untuk mendukung sektor prioritas pemerintah.
 
 
"Revitalisasi ini mencakup banyak aspek, mulai dari reformasi dan akreditasi Lembaga, sertifikasi, hingga kolaborasi dan koordinasi dengan semua stakeholders," terang Wamenaker. 
 
Dia mengemukakan, melalui kolaborasi revitalisasi di bidang vokasi ini, pemerintah menargetkan untuk bisa segera meningkatkan kompetensi angkatan kerja, khususnya generasi muda. 
 
Sehingga, Indonesia nantinya bisa memanfaatkan potensi bonus demografi. Yang besar bagi kemajuan pembangunan perekonomian bangsa.
 
 
Untuk itu, Politeknik Negeri Malang sebagai salah satu perguruan tinggi pendidikan vokasi yang terkemuka, khususnya di wilayah Jawa Timur, tentu memiliki peran penting dalam langkah pemerintah untuk merevitalisasi pendidikan vokasi
 
"Saya yakin melalui langkah adaptif dan kolaboratif dari Polinema, yang didukung seluruh civitas akademika termasuk pihak BEM. Maka, ke depannya akan lahir lulusan-lulusan vokasi yang kompeten, mandiri, serta mumpuni. Untuk memimpin dan mengisi pembangunan Indonesia di masa depan," tutur Wamenaker. 
 
Sementara itu, Direktur Polinema Supriatna Adhisuwignjo ST MT menjelaskan, Polinema merupakan salah satu perguruan tinggi vokasi yang memiliki komitmen. Untuk membentuk mahasiswa menjadi pribadi, yang memiliki keunggulan kompetitif.
 
 
"Kami memiliki komitmen dan tanggungjawab dalam mempersiapkan SDM, yang berkualitas melalui program pendidikan dan proses pembelajaran, yang tidak saja bersifat konseptual teoritis, namun juga secara praktik atau terapan," terangnya.***
 
 
 

Editor: Markon Piliang

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X