• Sabtu, 20 Agustus 2022

Magang di Jepang, HISMINU), Niat Bantu Memenuhi Kebutuhan Tenaga Kerja Indonesia Melalui Pemagangan. 

- Rabu, 3 Agustus 2022 | 17:37 WIB
Menaker Ida Fauziyah (kanan) saat menerim Ketua HISMINU Zainal Arifin Junaidi (kiri).
Menaker Ida Fauziyah (kanan) saat menerim Ketua HISMINU Zainal Arifin Junaidi (kiri).
 
 
SUARAKARYA.ID: Magang di Jepang memicu Himpunan Sekolah dan Madrasah Islam Nusantara (HISMINU), untuk membantu memenuhi kebutuhan tenaga kerja Indonesia di Jepang melalui program pemagangan. 
 
Sejalan dengan niat itu, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) terus berupaya meningkatkan jumlah peserta program Magang di Jepang
 
Namun, pemenuhan peserta Magang di Jepang tersebut harus diimbangi dengan kompetensi kerja. Agar sesuai dengan kebutuhan industri.
 
 
"Tenaga kerja Indonesia di Jepang sangat diminati karena memiliki karakter yang unggul. Tentu saja untuk mencari pekerja yang kompeten dalam jumlah yang besar kita masih kesulitan," terang Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah, saat  menerima audiensi Ketua HISMINU Zainal Arifin Junaidi, di Jakarta, Selasa (2/8/2022).
 
Dikemukakannya, Kemnaker akan terus mendorong berbagai upaya peningkatan kompetensi SDM Indonesia. 
 
"Pemagangan luar negeri dimaksudkan sebagai upaya peningkatan kemampuan SDM kita, mendekati standar kompetensi industri multinasional. Yang nantinya mampu bersaing di pasar kerja global," ungkapnya. 
 
 
Menaker juga berharap, HISMINU tidak hanya membantu kebutuhan tenaga kerja dengan program pemagangan di Jepang daja. Tapi, juga dapat dilakukan melalui program Specified Skilled Worker (SSW).***
 
 
 

Editor: Dwi Putro Agus Asianto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X