• Selasa, 9 Agustus 2022

Ridwan Kamil Paparkan Program Desa Digital di Jawa Barat pada Forum T20 Indonesia 2022

- Selasa, 2 Agustus 2022 | 16:11 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyampaikan pemaparan tentang Program Desa Digital secara virtual kepada peserta forum Side Event of Think 20 (T20) Digital Transformation for Rural and Maritime Area. (Foto: Humas Pemprov Jabar)
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyampaikan pemaparan tentang Program Desa Digital secara virtual kepada peserta forum Side Event of Think 20 (T20) Digital Transformation for Rural and Maritime Area. (Foto: Humas Pemprov Jabar)

SUARAKARYA.IDGubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menuturkan bahwa pihaknya berkomitmen untuk memperluas jaringan internet hingga ke 5.300 desa di provinsi yang dipimpinnya lewat Program Desa Digital.

Komitmen itu diutarakan Kang Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil dihadapan peserta forum Side Event of Think 20 (T20) Digital Transformation for Rural and Maritime Area.

"Program ini akan diperluas ke 5.300 desa di seluruh Jawa Barat," kata Kang Emil saat memberikan paparan secara virtual dari Gedung Pakan, Kota Bandung, Rabu (27/7/2022).

Baca Juga: BRI Kembali Buka Beasiswa BRILiaN Scholarship untuk Dukung Kemajuan Mahasiswa Berprestasi

Sebelumnya Kang Emil menjelaskan, Provinsi Jabar merupakan wilayah dengan jumlah pengguna internet tertinggi di Indonesia. Hal ini menjadi tantangan bagi Jabar untuk dapat memenuhi ketersediaan akses internet yang merata di semua desa.

Lebih lanjutbKang Emil menerangkan, Desa Digital adalah program pemberdayaan masyarakat melalui penggunaan teknologi digital dan internet. Tujuannya untuk lebih mengembangkan potensi desa, pemasaran, layanan akses dan informasi.

"Layanan publik desa akan didigitalisasi terhubung dengan jaringan nirkabel, memiliki pusat komando, media sosial, promosi, e-commerce, serta aplikasi yang disesuaikan dengan karakter dan potensi ekonomi setiap desa," jelasnya.

Baca Juga: Lirik Lagu Berita Kepada Kawan - Ebiet G Ade...Coba Kita Bertanya pada Rumput yang Bergoyang

Program yang sudah berjalan hampir tiga tahun ini bahkan sudah diapresiasi oleh sejumlah negara di Asia Pasifik.

Halaman:

Editor: Dwi Putro Agus Asianto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Yudi Cahyadi Ajak Warga Jaga Fasilitas Publik

Selasa, 9 Agustus 2022 | 19:24 WIB

Pesan Ganjar Pranowo Untuk Mahasiswa Baru UGM

Senin, 8 Agustus 2022 | 17:06 WIB

Resep Kasuami Makanan  Orang Sulawesi Tenggara

Minggu, 7 Agustus 2022 | 22:57 WIB

Pemkot Bandung Kembali Tertibkan Kabel Udara

Jumat, 5 Agustus 2022 | 18:33 WIB

Cegah 8 Penyakit Pada Anak, Ayo Imunisasi Sekarang

Kamis, 4 Agustus 2022 | 18:02 WIB
X