• Minggu, 4 Desember 2022

Pemkot Jakarta Barat Merelokasi PKL Kota Tua dengan Pendekatan Humanis

- Selasa, 2 Agustus 2022 | 07:54 WIB
Petugas memasang spanduk larangan berjualan di kawasan Kota Tua. (Foto: Website Pemkot Jakbar)
Petugas memasang spanduk larangan berjualan di kawasan Kota Tua. (Foto: Website Pemkot Jakbar)

SUARAKARYA.ID:  Pemerintah Kota Jakarta Barat terus berupaya merelokasi para pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Kota Tua ke lokasi binaan (lokbin) Kota Intan.

Pendekatan humanis dengan cara membangun komunikasi dan persahabatan juga terus dilakukan. Cara tersebut diyakini bisa mengajak para pedagang untuk pindah ke Lokbin Kota Intan. Hingga kini, pedagang yang belum bersedia direlokasi pun tidak ada yang dikenakan sanksi.

"Belum ada penindakan, karena kita membangunnya adalah hubungan komunikatif, hubungan persahabatan yang humanis," ujar Kasatpol PP Jakbar, Agus Irwanto, di kawasan Kota Tua, Senin (1/8/2022).

Baca Juga: Lirik Lagu Berita Kepada Kawan - Ebiet G Ade...Coba Kita Bertanya pada Rumput yang Bergoyang

Menurutnya, pendekatan humanis merupakan langkah yang tepat untuk mendorong para PKL menempati Lokbin Kota Intan.

Selain itu, dengan pendekatan humanis pedagang tidak akan merasa terintimidasi sehingga bersedia pindah ke lokasi yang telah ditentukan. Agus mengungkapkan, sejauh ini tidak banyak aktivitas PKL yang terlihat di kawasan Kota Tua, karena sosialisasi pemindahan tersebut sudah dilakukan sejak enam bulan lalu.

"Kemarin kita masih kasih dispensasi untuk para pedagang," katanya.

Baca Juga: Naufal dan Anjani Dinobatkan Sebagai Abang None Jakarta Barat Tahun 2022

Namun Agus menegaskan terhitung mulai hari Senin (1/8/2022), seluruh PKL dilarang berdagang di Kota Tua dan diarahkan ke Lokbin Kota Intan.

Halaman:

Editor: Dwi Putro Agus Asianto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Mendadak, Sekda DKI Marullah Dicopot

Jumat, 2 Desember 2022 | 19:46 WIB
X