• Kamis, 8 Desember 2022

PAPPRI Agar Perbaiki Kesejahteraan Pekerja Seni Musik

- Selasa, 2 Agustus 2022 | 05:28 WIB
Menaker Ida Fauziyah.
Menaker Ida Fauziyah.
 
 
SUARAKARYA.ID: Persatuan Artis Penyanyi, Pencipta Lagu dan Pemusik RI (PAPPRI), agar mampu memperbaiki kesejahteraan para pekerja musik
 
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah minta para pimpinan dan anggota DPP PAPPRI mampu menjalankan tugasnya dan membawa kemajuan nyata bagi organisasi.
 
PPPRI selain harus  bisa meningkatkan  kesejahteraan para pekerja musik sebagai anggota PAPPRI, juga bagi pembangunan bangsa Indonesia pada umumnya.  
 
Hal itu, disampaikan Menaker, saat mengikuti pelantikan dan pengukuhan DPP PAPPRI secara virtual di Jakarta, Senin (1/8/2022). 
 
 
Dia berpendapat para pekerja seni musik sering mengalami masalah mulai dari upah kontrak kerja, hak cipta hingga permasalahan kesetaraan, diskriminasi, serta pelecehan yang terjadi terutama pada pekerja perempuan. 
 
"Saya yakin dengan pelantikan ini PAPPRI akan tetap terus membuktikan komitmennya. Untuk melawan segala bentuk diskriminasi, kekerasan, serta pelecehan yang ada di dunia permusikan Indonesia," tuturnya. 
 
Menaker mengemukakan, kesenian di Indonesia tak pernah kekurangan jumlah perempuan.  PAPPRI sebagai wadah yang menghimpun para pekerja seni di bidang musik, menjadi angin segar yang membawa harapan bagi perbaikan kesejahteraan dan kesetaraan bagi para anggotanya.
 
 
Dia sangat mengapresiasi acara pelantikan PAPPRI yang juga diisi dengan penghargaan kepada para pemusik legendaris kita. 
 
"Hal ini menunjukkan komitmen PAPPRI untuk terus memberi perhatian dan penghargaan, kepada para artis dan pekerja musik yang telah berkontribusi besar bagi dunia permusikan di Indonesia," ungkapnya. 
 
Sementara Ketua Umum PAPPRI Tony Wenas dalam sambutannya mengatakan, pihaknya akan bermitra dengan pemerintah dalam memimpin PAPPRI, dalam mengurus para musi dan penyanyi di Indonesia. Termasuk dalam memerangi segala bentuk diskriminasi, kekerasan, serta pelecehan yang ada di dunia permusikan Indonesia.
 
 
"Kita akan bermitra dengan pemerintah untuk mengangkat kesejahteraan para pekerja seni musik. Sebab tak dipungkiri, pekerja seni sering mengalami masalah mulai dari upah kontrak kerja, hak cipta hingga permasalahan kesetaraan, diskriminasi dan pelecehan yang terjadi, terutama pada pekerja perempuan," papar Tony
 
Tony Wenas terpilih sebagai Ketum dalam Munas PAPPRI di kota Mataram, NTB, awal Maret 2022 lalu.***
 
 
 

Editor: Markon Piliang

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kemnaker Buka Akses Pemagangan ke Korea

Minggu, 4 Desember 2022 | 04:32 WIB
X