• Rabu, 28 September 2022

Politikus PDIP Mardani H Maming Akhirnya Dijebloskan Ke Balik Terali Besi

- Jumat, 29 Juli 2022 | 17:22 WIB

SUARAKARYA.ID: Kendati politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang juga eks Bupati Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan (Kalsel) telah menyerahkan diri ke KPK, bahkan sudah dijebloskan ke balik jeruji besi oleh penyidik lembaga antirasuah, Mardani H Maming masih saja didemo Komite Anti Korupsi Indonesia (KAKI) Kalimantan Selatan (Kalsel), Jum'at (29/7/2022).

Dalam demo, Jum'at (29/7/2022), KAKI Kalsel mendukung KPK) mengusut tuntas dan menangkap antek-antek yang terlibat dalam kasus dugaan suap Izin Usaha Pertambangan (IUP) di Kab Tanah Bumbu, Kalsel, yang juga menjerat Ketua DPD PDI Perjuangan Kalsel, Mardani H Maming.

KAKI Kalsel dalam tuntutannya yang disampaikan saat menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setiabudi, Jakarta Selatan, Jumat siang (29/7/2022), membawa tiga spanduk tuntutan dan dukungan kepada KPK untuk mengusut tuntas kasus yang menjerat Maming yang juga merupakan Bendahara Umum (Bendum) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) non-aktif.

Baca Juga: Kasus Suap dan Gratifikasi IUP, Istri Pertama dan Kedua Mardani H Maming Mangkir Panggilan KPK

Massa juga membawa bendera Merah Putih dan membawa mobil komando untuk menyampaikan aspirasinya. "Kami mendukung KPK untuk mengusut tuntas kasus Mardani H Maming agar KPK tidak masuk angin," demikian seorang orator, Jumat (29/7/2022). "Tangkap antek-antek yang terlibat dalam kasus suap IUP di Kabupaten Tanah Bumbu," pekiknya.

Mardani Maming diduga terima suap Rp 104,3 miliar untuk izin tambang. Dia menyerahkan diri
ke KPK setelah ditetapkan sebagai buron lembaga antirasuah. Pada Kamis malam (28/7/2022) Mardani H Maming resmi mengenakan rompi oranye atau rompi tahanan KPK untuk 20 hari ke depan mulai  28 Juli 2022 sampai 16 Agustus 2022. Dia ditahan di Rutan KPK pada Pomdam Jaya Guntur.

Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata mengatakan, pihaknya secara resmi menahan Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) tersebut  atau Maming yang sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kapasitasnya sebagai Bupati Tanah Bumbu periode 2010-2015 dan 2016-2018.

Baca Juga: Kasus Suap dan Gratifikasi IUP, Istri Pertama dan Kedua Mardani H Maming Mangkir Panggilan KPK
"Untuk kepentingan penyidikan, tersangka MM dilakukan upaya paksa penahanan oleh tim penyidik selama 20 hari pertama terhitung sejak 28 Juli 2022 sampai dengan 16 Agustus 2022 di Rutan KPK pada Pomdam Jaya Guntur," ujar Alex di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis malam (28/7/2022).

Mardani H Maming yang juga menjabat sebagai Bendahara Umum (Bendum) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) non-aktif ini sebelumnya mengajukan permohonan praperadilan untuk menggugurkan statusnya sebagai tersangka namun ditolak hakim tunggal Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan pada Rabu (27/7/2022). Atas keterlibatannya dalam kasus dugaan korupsi terkait pemberian izin usaha pertambangan di Tanah Bumbu saat menjabat bupati, dia diperslaahkan melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 UU Pemberantasan Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. Maming pun sudah masuk ke dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) oleh KPK pada Selasa (26/7/2022) karena sudah dua kali mangkir dari panggilan sebagai tersangka.

Halaman:

Editor: Pudja Rukmana

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Menaker Tinjau Penerima BSU di Sejumlah Tempat 

Rabu, 28 September 2022 | 06:33 WIB

Suharso Monoarfa Mendapat Tugas Baru dari Presiden

Selasa, 27 September 2022 | 11:25 WIB
X