• Sabtu, 1 Oktober 2022

Sudah Keluar Surat Edaran Vaksinasi Booster Penguat 2 Untuk Nakes

- Jumat, 29 Juli 2022 | 08:24 WIB
Ilustrasi (Istimewa)
Ilustrasi (Istimewa)


SUARAKARYA.ID: Pemerintah dalam hal ini Kementerian Kesehatan RI telah  mengeluarkan Surat Edaran vaksinasi covid-19 boster penguat kedua bagi tenaga keaehatan.

Hal itu disampaikan oleh Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan RI Maxi Rein Rondonuwu, Surat Edaran Nomor HK.02.02/C/3615/2022 tentang vaksinasi Covid-19 dosis booster (penguat) kedua bagi sumber daya manusia bidang kesehatan disampaikan ke seluruh daerah pada Kamis.

"Hari ini dibuat edaran ke semua dinas kesehatan dan rumah sakit untuk pelaksanaan booster kedua bagi tenaga kesehatan," katanya.

Baca Juga: Suku Bati SBT Minta Ganti Rugi Rp3 Miliar Karena Eksplorasi Migas di Daerahnya Tanpa Izin

Surat edaran perihal pelaksanaan vaksinasi Covid-19 dosis penguat kedua bagi sumber daya manusia bidang kesehatan disampaikan ke seluruh kepala dinas kesehatan tingkat provinsi dan kabupaten/kota serta pemimpin fasilitas pelayanan kesehatan yang melaksanakan vaksinasi Covid-19.

Menurut Kementerian Kesehatan, vaksinasi penguat kedua atau vaksinasi dosis keempat pada sumber daya manusia bidang kesehatan bisa dilakukan menggunakan produk vaksin Covid 19 yang telah mendapatkan persetujuan penggunaan dalam kondisi darurat (Emergency Use Authorization /EUA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan dengan memperhatikan ketersediaan vaksin.

Vaksinasi Covid 19 dosis penguat kedua diberikan enam bulan setelah vaksinasi penguat pertama.

Baca Juga: Resep Bubur Manado Makanan Khas Manado Sulawesi Utara

Pelayanan vaksinasi penguat kedua bagi sumber daya manusia bidang kesehatan tersedia di fasilitas pelayanan kesehatan dan pos pelayanan vaksinasi covid 19.

Maxi mengatakan, pemberian suntikan vaksin covid 19 dosis penguat kedua pada tenaga kesehatan dilakukan dengan persetujuan dari Kelompok Penasihat Teknis Imunisasi Indonesia (Indonesian Technical Advisory Group on Immunization/ITAGI).

"Persetujuan ITAGI sudah ada untuk kelompok risiko tinggi," katanya.

Sasaran vaksinasi penguat kedua pada kelompok sumber daya manusia bidang kesehatan, menurut Maxi, masih dikalkulasi jumlahnya.

Wakil Menteri Kesehatan RI Dante Saksono Harbuwono saat dimintai konfirmasi secara terpisah pada Kamis mengatakan bahwa tenaga kesehatan merupakan garda terdepan dalam pelayanan kesehatan yang berisiko tertular  covid 19 saat bertugas melayani pasien.

Baca Juga: Pemda Kabupaten Sorong Rancang Perda Perlindungan Tenaga Kerja OAP Lokal Pertama di Papua Ke-2 di Indonesia

"Kita tahu, sudah ada dua dokter yang meninggal akibat pandemi  covid 19 yang berkembang dengan varian yang ada sekarang," katanya.

Menurut data yang disiarkan di laman resmi informasi vaksinasi  covid 19 Kementerian Kesehatan pada Kamis, jumlah tenaga kesehatan yang menjadi sasaran vaksinasi sebanyak 1.468.764 orang.

Vaksinasi  covid 19 dosis pertama dan kedua tercatat sudah mencakup masing-masing 138,42 persen dan 134,99 persen dari target vaksinasi di kalangan tenaga kesehatan. Sedangkan vaksinasi dosis ketiga atau vaksinasi penguat pertama tercatat sudah mencakup 114,28 persen dari sasaran vaksinasi dalam kelompok tenaga kesehatan.

Masyarakat diimbau segera vaksinasi covid 19 boster. Ini untuk memperkuat kekebalan tubuh terhadap serangan virus mematikan itu. ***

Sumbar: Rilis

Baca Juga: Brigadir J Tidak Tewas Dibunuh Dalam Perjalanan Magelang ke Jakarta

Editor: Markon Piliang

Tags

Artikel Terkait

Terkini

UU PPRT, Landasan Perlindungan Pekerja Rumah Tangga

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 00:58 WIB

Ini Cara Mempersiapkan Rencana Keuangan Untuk Masa Senja

Jumat, 30 September 2022 | 18:17 WIB
X