• Rabu, 7 Desember 2022

Pengamat Sebut Tugas Sekda Berat, Penunjukan Marullah Matali Sebagai PHD Tidak Tepat

- Jumat, 22 Juli 2022 | 09:29 WIB
Marullah Matali
Marullah Matali

Selain itu SGY membeberkan, kepada Sekda Marullah Matali, Gubernur Anies juga ingin capaian target penyelesaian Isu Prioritas Daerah Tahun 2022 lainnya juga dapat segera tuntas, yaitu terselesaikannya kontruksi pengendalian banjir melalui skema PEN untuk penanggulangan banjir.

"Diantaranya beroperasinya 9 Polder Kelapa Gading,Pulo Mas, Sub Polder Marundra, Polder Tipala Adyaksa, Muara Angke, Teluk Gong, Mangga Dua, Gree Garden, dan Polder Kamal pada Oktober 2022, termasuk beroprasinya 4 Waduk Brigif, Waduk Lebak Bulus, Waduk Pondok Ranggon, dan Waduk Wirajasa," ucap dia.

Diketahui akibat dari penetapan Sekda Marullah Matali sebagai PHD selama 37 hari di Arab Saudi, Gubernur Anies menunjuk pelaksana harian (Plh) Sekda yaitu Sigit Wijatmoko yang saat ini menjabat sebagai Asisten Pemerintahan. Namun sesuai ketentuan di PP No 3 tahun 2018, masa tugas Plh adalah 15 hari dan diatas 15 hari maka Plh harus diubah statusnya menjadi Pj. Atas dasar itu, Gubernur Anies berencana melantik Sigit Wijatmoko sebagai PJ Sekda DKI. Namun rencana pelantikan itu batal karena Marullah kembali lebih cepat dan sudah berada di Jakarta pada tanggal pelantikan 18 Juli 2022.

"Dalam hal percepatan penyelesaian Isu Prioritas Daerah Tahun 2021-2022 yang merupakan tanggungjajawab penuh Sekda DKI Jakarta Marullah Matali belum tuntas, maka seharusnya Gubernur Anies Baswedan tidak menetapkan Sekda Marullah Matali menjadi petugas haji daerah," katanya. ***

Halaman:

Editor: Pudja Rukmana

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Jelang Natal Harga Bahan Pangan di Jakarta Terkendali

Selasa, 6 Desember 2022 | 20:59 WIB

Mendadak, Sekda DKI Marullah Dicopot

Jumat, 2 Desember 2022 | 19:46 WIB
X