• Sabtu, 1 Oktober 2022

Kemnaker, Perkuat Implementasi Satu Data Ketenagakerjaan Pusat dan Daerah 

- Jumat, 22 Juli 2022 | 14:31 WIB
Menaker Ida Fauziyah.
Menaker Ida Fauziyah.
 
 
SUARAKARYA.ID: Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) terus memperkuat implementasi kebijakan satu data ketenagakerjaan. Dengan melakukan koordinasi antar instansi ketenagakerjaan di pusat dan daerah. 
 
Kemnaker lakukan koordinasi, bertujuan untuk menyatukan persepsi prinsip data ketenagakerjaan di Indonesia
 
Penguatan yang dilakukan Kemnaker ini, dikemukakan Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah, ketika membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Satu Data Ketenagakerjaan (SDK) di Badung, Bali, Kamis (21/7/2022).
 
 
Rakornas Satu Data Ketenagakerjaan merupakan rangkaian sinergitas program dan kegiatan pusat dan daerah. Terkait implementasi Satu Data Indonesia di bidang ketenagakerjaan. 
 
Rakornas ini sebagai media untuk memperkuat kerja sama, kolaborasi, dan sinergi Kemnaker dengan dinas ketenagakerjaan. Dalam mewujudkan tata kelola data ketenagakerjaan yang memenuhi prinsip-prinsip Satu Data Indonesia,” tuturnya. 
 
Menaker mengatakan, dari Rakornas SDK juga menyatukan prinsip satu data ketenagakerjaan. Untuk mendukung pemulihan nasional, khususnya sektor ketenagakerjaan yang terguncang akibat pandemi Covid-19. 
 
 
Dia mengemukakan, perlu langkah-langkah untuk mewujudkan agenda pemulihan ekonomi dan pembangunan nasional berkelanjutan pasca pandemi. Antara lain menentukan sektor prioritas, mempromosikan pasar kerja, pemberian manfaat bantuan tunai, memaksimalkan dampak stimulus fiskal, serta mendorong inovasi pembiayaan hijau. 
 
Melalui Rakornas ini, lanjutnya, uga dikenalkan aplikasi Portal Satu Data Ketenagakerjaan dan SMData, sebagai aplikasi pendukung satu data ketenagakerjaan. Yang dapat dimanfaatkan pusat dan daerah, untuk percepat implementasi satu data ketenagakerjaan. 
 
“Adanya persamaan persepsi antara Kemnaker dan dinas yang membidangi ketenagakerjaan terhadap standar data, meta data, serta kode referensi data ketenagakerjaan,” ucapnya. 
 
 
Di bagian lain, Kepala Badan Perencanaan dan Pengembangan Ketenagakerjaan Kemnaker Bambang Satrio Lelono, mengatakan, reformasi tata kelola data ketenagakerjaan melalui kebijakan satu data ketenagakerjaan menjadi hal fundamental. Mewujudkan ketersediaan data ketenagakerjaan akurat, mutakhir, terpadu, terintegrasi, mudah diakses, serta dapat dipakai kembali. 
 
"Pada akhirnya setiap pengambilan keputusan dan kebijakan ketenagakerjaan memiliki dukungan data dan informasi berkualitas, relevan, akurat, up to date, lengkap dan berkesinambungan serta berbasis pada fakta/bukti (evidence based)," terang  Bambang. 
 
Dia menyebutkan, Kemnaker telah melakukan berbagai rangkaian sinergitas program dan kegiatan pusat dan daerah. Dalam implementasi Satu Data Indonesia di bidang ketenagakerjaan. 
 
 
"Rangkaian sinergitas program dan kegiatan pusat dan daerah terkait implementasi Satu Data Indonesia di bidang ketenagakerjaan menjadi penting. Karena, program ini telah sejalan dengan rencana aksi satu data Indonesia yang disusun Kementerian PPN/Bappenas selaku sekretariat Satu Data Indonesia," pungkasnya.***
 
 

Editor: Markon Piliang

Tags

Artikel Terkait

Terkini

UU PPRT, Landasan Perlindungan Pekerja Rumah Tangga

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 00:58 WIB
X