• Senin, 26 September 2022

Khawatir Tersangka VY Melarikan Diri, Saksi Korban Minta Penyidik Mengenakan Penahanan

- Selasa, 19 Juli 2022 | 21:56 WIB

 

SUARAKARYA.ID: Dirut PT Manunggal Andalan Investindo (MAI) dan PT Manunggal Indowood Investindo (MII), Maliki Andrizal Syarif, selaku saksi pelapor didampingi penasihat hukum Yuliana SH MH memohon agar dilakukan penahanan terhadap tersangka VY. Pasalnya, penyidik Bareskrim Polri belum pernah melakukan penahanan terhadap VY, yang diduga melakukan penggelapan dan tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Menurut Yuliana, tindak pidana yang dilakukan tersangka termasuk kejahatan kerah putih (white collar crime) hingga perlu dilakukan penahanan. Dia khawatir tersangka akan melarikan diri, menghilangkan barang bukti atau mengulangi perbuatan tindak pidana.

Eks salah satu direktur di PT MAI dan PT MII, VY dilaporkan dengan sangkaan dugaan penggelapan dalam jabatan dan TPPU berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/B/0178/III/2021/ Bareskrim tanggal 17 Maret 2021. Namun ketika hal ini berusaha dikonfirmasikan baik terhadap VY maupun penasihat hukumnya, Senin (18/7/2022), belum berhasil.

Baca Juga: Kasus Penipuan Dan Penggelapan Investasi Bodong Doni Cs Segera Digelar Di PN Jakut

Menurut Yuliana sebagaimana dalam siaran pers yang diterima, Senin (18/7/2022), tersangka diduga melakukan intervensi terhadap saksi-saksi yang masih ada hubungan kekeluargaan dan kekerabatan dengan yang bersangkutan. Akibatnya, katanya,  dari informasi yang mereka dapat, beberapa saksi tidak mau memenuhi panggilan pemeriksaan pihak Bareskrim Mabes Polri.

Saksi pelapor dan pembela juga mengaku khawatir jika saksi-saksi yang diduga telah diintervensi oleh tersangka VY, tidak akan memberikan keterangan yang sebenarnya. Apalagi dari hasil audit dan keterangan saksi-saksi yang diperiksa tersebut, terungkap bahwa tersangka juga menggunakan rekening milik beberapa saksi sebagai sarana untuk mengalirkan dana PT MAI dan PT MII. "Atas fakta ini,  penyidik Bareskrim Mabes Polri kami minta melakukan penahanan terhadap tersangka,” harap Yuliana.

Selain itu, penyidik  Bareskrim dimohonkan pula untuk melakukan penyitaan terhadap dana-dana milik PT MAI dan PT MII yang diduga dialirkan oleh tersangka ke perusahaan-perusahaan miliknya, keluarganya dan pihak-pihak lainnya.

Krisna Mukti Mengaku Kapok Ikut Arisan Pasca Dilaporkan Kasus Dugaan Penggelapan

Halaman:

Editor: Gungde Ariwangsa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

DKI Gelar Program Pangan Murah Hingga Desember

Jumat, 23 September 2022 | 07:26 WIB

250 Pelajar di Jakarta Ikuti Edukasi tentang Tibum

Rabu, 21 September 2022 | 18:47 WIB
X