• Minggu, 2 Oktober 2022

Joki SBMPTN 2022 Di Surabaya Patok Tarif Rp100-400 Juta Per Peserta

- Sabtu, 16 Juli 2022 | 08:12 WIB
Koordinator sindikat joki SBMPTN 2022 saat dimintai keterangan
Koordinator sindikat joki SBMPTN 2022 saat dimintai keterangan


SUARAKARYA.ID: Joki SBMPTN 2022 di Kota Surabaya yang berhasil dibongkar polisi sudah berhasil meluluskan ratusan orang ke berbagai perguruan tinggi negeri di Indonesia.

Para calon peserta ujian yang ingin memanfaatkan para joki penerimaan mahasiswa lewat jalur SBMPTN atau Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri ini harus membayar Rp100-400 juta.

Tujuh orang tersangka sindikat joki SBMPTN yang diamankan Satreskrim Polrestabes Surabaya, masing-masing MJ (40) sebagai koordinator, RHB (23), MSN (34), ASP (38), MBBS (29), MSME (26), dan perempuan berinisial RF (20).

Baca Juga: Kak Seto Heran, Temui Korban Pelecehan Seksual Julianto Eka Putra Kok Harus Seizin Arist Merdeka Sirait

Kawanan ini ditangkap saat UTBK SBMPTN di Kampus UPN Veteran Jawa Timur pada Jumat 20 Mei 2022 lalu. “Pada tahun 2020 kami meluluskan 41 orang dan untung Rp2,5 miliar. Pada 2021 meluluskan 69 orang dengan untung Rp6 miliar,” ujar MJ, Jumat (15/7/2022).

Menurut Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Achmad Yusep Gunawan Kapolrestabes, penangkapan komplotan ini berawal dari informasi dari masyarakat. Aksi ini terungkap saat ada peserta ujian yang ketahuan membawa perekam, mikrofon, dan HP. Ada juga tersangka yang menggantikan peserta yang tidak hadir.

Dalam aksinya, tersangka RHB bertugas sebagai operator untuk melakukan screenshot soal yang diperlihatkan oleh kamera yang dibawa peserta.

Baca Juga: Mengurai Kejanggalan Penembakan Brigadir J, Ini Yang dilakukan Menkopolhukam Mahfud MD

Hasil screenshot tadi diserahkan ke team master sebagai penjawab soal yang dikerjakan melalui aplikasi Whizaz. Setelah dikerjakan, jawabannya dikirim kepada peserta ujian melalui microfon yang mereka pakai.

Polisi yang melakukan pengembangan mendapatkan informasi tentang para tersangka yang menjadikan sebuah rumah kontrakan sebagai basecamp. Belakangan terungkap, ada tempat yang juga dijadikan basecamp seperti di daerah Pondok Jati Sidoarjo, Tenggilis Mejoyo, dan Penjaringan Rungkut.

Halaman:

Editor: Dwi Putro Agus Asianto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

UU PPRT, Landasan Perlindungan Pekerja Rumah Tangga

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 00:58 WIB
X